Museum Wayang di Jakarta resmi ditutup hingga akhir 2024 ini. Alasan penutupan Museum Wayang ini merupakan sebagai upaya untuk mempersiapkan ruang pameran yang jauh lebih baik dan menarik.
Informasi penutupan museum wayang diumumkan secara langsung melalui akun Instagram @wayangmuseum. “… Museum Wayang tutup sementara pada tanggal 29 Juli s.d Bulan Desember 2024,” tulisnya dalam unggahan terbaru.
Sebelum menyambut wajah baru Museum Wayang, mari mengenal apa itu Museum Wayang.
Apa Itu Museum Wayang Jakarta?
Seperti namanya, Museum Wayang merupakan sebuah tempat wisata edukasi dan sejarah yang menampilkan berbagai bentuk wayang dari seluruh Indonesia dari masa ke masa. Museum Wayang berada di kawasan Kota Tua Jakarta, tepatnya di alan Pintu Besar Utara Nomor 27, Pinangsia, Kota Tua, Jakarta Barat.
Museum Wayang di Jakarta saat ini berada di bawah kepengelolaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta bersama dengan Museum Sejarah Jakarta, Museum Taman Prasasti dan Museum MH Thamrin.
Museum Wayang dahulunya merupakan sebuah gereja Belanda. Gedung ini berkali-kali telah beralih fungsi. Setelah Indonesia merdeka, gedung ini dirombak menjadi Museum Jakarta Lama dan dikelola oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Akan tetapi, pada 23 Juni 1968, oleh Dirjen Kebudayaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, gedung museum diserahkan kepada Pemerintah DKI Jakarta. Di tangan Pemerintah DKI Jakarta lah akhirnya Museum Wayang diresmikan pada 13 Agustus 1975.
Harga Tiket Museum Wayang
Untuk dapat berwisata serta mempelajari aneka ragam wayang di Indonesia, Kawan hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang, untuk pelajar dikenakan tarif Rp 3.000, dan untuk anak-anak hanya dikenakan tarif Rp 2.000 per anak.
Di Museum Wayang, Kawan dapat menemukan berbagai jenis wayang dari seluruh Indonesia, mulai dari yang terbuat dari kayu, kulit, hingga bahan-bahan lainnya. Tidak hanya dari Indonesia, Museum Wayang juga menyimpan koleksi wayang dari luar negeri, seperti China dan Kamboja.
Tercatat ada sekitar 6.338 wayang yang tersimpan, di antaranya Wayang Kulit, Wayang Golek, Wayang Rumput, Topeng, Boneka, Ondel-Ondel, dan Wayang Beber.
Selain melihat dan memahami mengenai sejarah dan keragaman wayang di Indonesia, pengunjung juga dapat melihat secara langsung pertunjukan wayang yang dilakonkan oleh dalang terkemuka. Pagelaran Wayang di Museum Wayang biasanya diadakan setiap hari Minggu pukul 10.00 WIB.
Gedung Museum Wayang ini memiliki dua lantai. Di lantai dasar, Kawan dapat menemukan berbagai jenis wayang asal Indonesia. Selain itu, Kawan juga dapat mengunjungi makam Jan Pieterszoon Coen yang merupakan Gubernur-Jendral Hindia-Belanda yang keempat dan keenam.
Sementara itu, di lantai dua, Kawan akan menjumpai boneka tradisional dari berbagai negara, seperti boneka dari Inggris, boneka Thailand, boneka Rusia, boneka pasangan Polski, dan masih banyak lagi.
Tertarik berkunjung? Tunggu Museum Wayang buka dengan wajah baru, ya!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


