garam sabu raijua produk tradisional asli ntt yang kualitasnya dijamin top kelas dunia - News | Good News From Indonesia 2024

Garam Sabu Raijua, Produk Tradisional Asli NTT yang Kualitasnya Dijamin Top Kelas Dunia

Garam Sabu Raijua, Produk Tradisional Asli NTT yang Kualitasnya Dijamin Top Kelas Dunia
images info

Garam Sabu Raijua, Produk Tradisional Asli NTT yang Kualitasnya Dijamin Top Kelas Dunia


Hai Kawan GNFI, tahukah Kawan kalau Indonesia punya produk garam yang kualitasnya tak kalah dari garam impor?

Salah satunya adalah garam Sabu Raijua, hasil bumi asli dari Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dengan potensi hingga 300.000 ton per tahun, kabupaten ini mampu menyumbang bagian penting dari kebutuhan garam nasional.

Garam ini tak hanya mendukung perekonomian lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk menembus pasar internasional!

baca juga

Keistimewaan Garam Sabu Raijua

Lantas, apa yang membuat garam Sabu Raijua begitu istimewa dan mengapa produk ini layak mendapat perhatian lebih? Ada beberapa faktor yang menjadikan produk ini unggul di kelasnya.

Sabu Raijua memiliki lahan garam potensial sebesar 2.015 ha yang tersebar di enam kecamatan, didukung oleh iklim semi-arid yang memungkinkan produksi garam berjalan sepanjang musim kemarau yang panjang.

Lalu, Garam Sabu Raijua memiliki kadar Natrium Klorida (NaCl) yang sangat tinggi, mencapai 98,23%. Angka ini menunjukkan tingkat kemurnian garam yang luar biasa, setara dengan kualitas garam impor.

“Sekalipun pembuatannya masih tradisional, kualitas garam di Sabu Raijua memiliki kualitas nomor 1 (super/premium) dengan kadar NaCl 98,23% setara dengan garam impor,” ungkap Victor Gustaaf Manoppo, Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan dan Ruang Laut KKP, dalam keterangan resmi KKP.

baca juga

Menggunakan teknologi geomembran

Meski berangkat dari tradisi lokal, produksi garam di Sabu Raijua sudah menggunakan teknologi modern, yakni geomembran. Ini bukan hanya teknologi canggih, tetapi juga salah satu faktor penting yang menjaga kualitas garam tetap terjaga dan konsisten.

Singkatnya, ini adalah teknologi berupa lembaran sintetis yang digunakan untuk melapisi tambak garam, mencegah kontaminasi dari tanah dan air. Dengan geomembran, proses penguapan dan kristalisasi garam jadi lebih cepat, efisien, dan menghasilkan produk berkualitas tinggi.

Dengan geomembran, air garam di tambak terlindungi dari kontaminasi sehingga menghasilkan kristal garam yang lebih bersih.

Selain itu, melalui teknologi full geomembran untuk menghasilkan garam dengan kadar yang terbaik di Indonesia sehingga mampu digunakan untuk semua industri baik dalam negeri maupun luar negeri.

baca juga

Membantu perekonomian lokal hingga kebutuhan garam nasional

Tak hanya unggul dalam kualitas, garam Sabu Raijua juga membawa banyak manfaat. Produksi garam di Sabu Raijua melibatkan masyarakat setempat, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong perkembangan ekonomi daerah.

Dengan kualitasnya yang setara dengan garam impor, garam Sabu Raijua bisa menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor garam. Bayangkan, Kawan, kita bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri hanya dari hasil alam sendiri!

Bukan cuma untuk pasar lokal, garam Sabu Raijua juga memiliki potensi besar untuk diekspor ke luar negeri. Dengan kualitas premium, produk ini bisa menjadi komoditas andalan yang memperkenalkan Indonesia di kancah global.

Meski garam Sabu Raijua punya kualitas top, masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama dalam hal pemasaran dan pengelolaan lahan.

Namun, dengan dukungan pemerintah, seperti yang disampaikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan, potensi pengembangan garam ini bisa ditingkatkan. Bahkan, dalam beberapa tahun ke depan, Kawan GNFI mungkin akan melihat garam Sabu Raijua menjadi primadona baru di pasar internasional.

Garam Sabu Raijua bukan sekadar komoditas biasa. Ini adalah produk lokal yang membawa harapan besar untuk masyarakat Sabu Raijua dan perekonomian.

baca juga

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.