gaungkan riset dan pemberdayaan cerita di balik lahirnya pustaka cendekia publisher - News | Good News From Indonesia 2025

Gaungkan Riset dan Pemberdayaan, Cerita di Balik Lahirnya Pustaka Cendekia Publisher

Gaungkan Riset dan Pemberdayaan, Cerita di Balik Lahirnya Pustaka Cendekia Publisher
images info

Gaungkan Riset dan Pemberdayaan, Cerita di Balik Lahirnya Pustaka Cendekia Publisher


Di tengah semakin pesatnya perkembangan dunia akademik, tantangan dalam melakukan riset dan publikasi ilmiah juga ikut meningkat. Publikasi kini menjadi salah satu penentu kelulusan mahasiswa dan penilaian kinerja dosen. Namun, akses terhadap pendampingan dan wadah yang tepat masih terbatas, terutama di daerah.

Hal ini membuat banyak mahasiswa dan akademisi muda merasa kewalahan dan kesulitan menyalurkan gagasan ilmiahnya secara optimal.

Melihat kenyataan tersebut, semangat untuk menciptakan ruang belajar dan pemberdayaan menjadi semakin penting.

Terlebih, ketika inisiatif itu lahir dari para akademisi muda yang pernah merasakan sendiri lika-liku proses publikasi dan riset. Seperti yang dilakukan oleh dua pemuda asal Palembang ini.

Latar Belakang dan Motivasi

Berangkat dari keresahan terhadap sulitnya akses publikasi ilmiah dan minimnya bimbingan riset di kalangan mahasiswa, Winda Eprilia dan Muhammad Rizky mendirikan Pustaka Cendekia Publisher sebagai solusi yang inklusif dan memberdayakan.

Winda merupakan lulusan Magister Pendidikan dari Universitas Sriwijaya dengan IPK 4.00, sedangkan Rizky adalah lulusan terbaik dan tercepat dari Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, juga dengan IPK sempurna 4.00. Prestasi keduanya menjadi cerminan dari dedikasi dan kecintaan mereka pada dunia pendidikan.

Keduanya tak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga aktif menulis artikel jurnal terindeks SINTA, menerbitkan buku, menjadi reviewer, hingga mengelola jurnal nasional dan internasional.

Bagi mereka, riset bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan alat untuk menciptakan perubahan.

baca juga

Inilah yang menjadi alasan utama didirikannya Pustaka Cendekia Publisher, agar lebih banyak mahasiswa dan akademisi memiliki akses pada publikasi ilmiah yang mudah, terpercaya, dan mendidik.

Program dan Layanan

Pendirian Pustaka Cendekia Publisher dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menciptakan ruang yang inklusif bagi siapa pun yang ingin menekuni dunia riset dan publikasi. Layanan yang mereka tawarkan mencakup:

  • Bimbingan penulisan artikel ilmiah
  • Pendampingan publikasi jurnal
  • Pengelolaan jurnal berbasis OJS
  • Pelatihan kepenulisan ilmiah

Dengan pendekatan yang personal dan edukatif, lembaga ini berkomitmen untuk menjadikan publikasi ilmiah sebagai proses yang tidak hanya mudah, tetapi juga bermakna.

Dengan slogan “Empowering Your Academic Journey”, Pustaka Cendekia Publisher ingin menjadi mitra perjalanan akademik yang dapat diandalkan.

Pustaka Publisher menggelar Kelas Menulis Gratis untuk Mahasiswa. Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi.
info gambar

Pustaka Publisher menggelar Kelas Menulis Gratis untuk Mahasiswa. Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi.


Saat ini, lembaga ini telah mengelola tujuh jurnal ilmiah ber-ISSN yang terindeks secara nasional dan internasional, seperti Copernicus International, Google Scholar, dan Garuda Kemdikbud. Jurnal-jurnal tersebut mencakup berbagai bidang keilmuan, antara lain pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Relasi dan Jejaring Kolaboratif

Lebih dari sekadar lembaga publikasi, Pustaka Cendekia Publisher juga aktif menjalin kemitraan dengan berbagai kampus, lembaga riset, dan komunitas akademik. Mereka juga tergabung dalam:

  • Asosiasi Pengelola Jurnal Indonesia (APJI)
  • Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen (LPKD)

Relasi ini memperkuat peran mereka dalam ekosistem akademik nasional dan mendukung transformasi kualitas jurnal yang mereka kelola.

Kini, beberapa penulis dari luar negeri juga telah menjadi bagian dari jurnal yang dikelola, menunjukkan bahwa visi internasionalisasi mereka bukanlah sekadar angan-angan.

baca juga

Harapan dan Visi Ke Depan

Menjelang ulang tahun pertamanya pada Mei 2025, Winda dan Rizky semakin optimis untuk memperluas dampak dari program-program yang mereka rancang.

“Kami ingin membuktikan bahwa inisiatif dari daerah juga bisa bersaing secara global. Yang penting ada niat, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar,” ujar Rizky.

Winda pun menambahkan bahwa Pustaka Cendekia Publisher bukan hanya milik mereka berdua, melainkan milik semua orang yang percaya bahwa riset bisa menjadi alat perubahan. “Kami ingin lembaga ini menjadi rumah bagi siapa pun yang ingin tumbuh, berkarya, dan memberi dampak melalui ilmu pengetahuan.”

Ke depan, mereka berencana memperluas layanan ke bidang pelatihan penulisan buku ajar, seminar akademik, hingga kolaborasi riset lintas negara. Dengan semangat kolaboratif dan pemberdayaan, Pustaka Cendekia Publisher terus melangkah pasti menjadi jembatan yang menghubungkan mimpi para akademisi dengan dunia nyata.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

ML
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.