Desa Poncokusumo, yang terletak di lereng Gunung Semeru dan Bromo, kini tengah bersiap menjadi salah satu destinasi unggulan baru melalui pengembangan "Wisata Kencana".
Inisiatif ini lahir dari kolaborasi antara KKNT-T Inovasi IPB University dan masyarakat desa, khususnya LPMD (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa) dan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata).
Wisata Kencana diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan pengembangan pariwisata berbasis lokal yang berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat sekitar.
Wisata Kencanasendiri merupakan program yang mencakup potensi agrowisata, budaya, serta keindahan alam khas pegunungan. Potensi tersebut selama ini belum tergarap secara optimal karena keterbatasan infrastruktur informasi dan promosi.
Melalui program kerja bertajuk "Peta dan Guidebook Wisata Kencana", tim KKN melakukan penyusunan peta destinasi dan panduan wisata yang siap dicetak dan disebarluaskan kepada wisatawan lokal maupun mancanegara.
Pemaparan dan validasi peta serta buku panduan tersebut telah dilakukan bersama pihak LPMD dan Pokdarwis sebagai bentuk pelibatan aktif warga dan lembaga desa.
Langkah awal pengembangan wisata ini tidak hanya berhenti pada penyusunan materi promosi. Tim KKN juga memberikan pelatihan kepada warga tentang pentingnya sapta pesona wisata, strategi digital marketing dasar, serta penguatan branding lokal.
Hal ini ditujukan agar pengelolaan wisata ke depan tidak hanya mengandalkan keindahan alam, tetapi juga kualitas pelayanan dan informasi yang memadai.
Selain itu, aspek penting lainnya dalam program Wisata Kencana adalah dukungan terhadap tata kelola keuangan dan promosi digital. Tim KKN turut membuat dashboard keuangan sederhana untuk membantu Pokdarwis mencatat pemasukan dan pengeluaran secara sistematis.
Selain itu, strategi pemasaran wisata juga dirancang, meliputi rencana promosi di media sosial, pembuatan konten digital, serta penggunaan platform iklan seperti Meta Ads dan TikTok Ads.
Salah satu potensi yang diangkat melalui program Wisata Kencana adalah posisi strategis Desa Poncokusumo yang berada di jalur alternatif menuju Bromo. Lingkungan pedesaan yang masih asri, hamparan lahan pertanian, serta suasana khas lereng gunung menjadi daya tarik yang menjanjikan untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata baru.
Melalui program ini, kelompok KKN turut merancang konsep wisata edukatif yang mencakup kegiatan pertanian, eksplorasi kuliner lokal, dan pengenalan budaya desa yang masih lestari.
Ketua Pokdarwis Desa Poncokusumo menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa sangat membantu dalam membangkitkan semangat masyarakat untuk kembali mengelola potensi wisata yang sempat redup.
“Selama ini banyak potensi yang belum tergali karena keterbatasan pengetahuan dan media promosi. Dengan adanya peta dan buku panduan ini, kami bisa lebih percaya diri dalam menyambut wisatawan,” tuturnya.
Tidak hanya berorientasi pada kunjungan wisata, Wisata Kencana juga diharapkan dapat menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat. Kegiatan ekonomi seperti usaha homestay, penyewaan kendaraan lokal, dan produk UMKM seperti keripik, kopi, dan kerajinan tangan menjadi sektor-sektor yang bisa tumbuh beriringan.
Dalam panduan yang dibuat, informasi tentang UMKM lokal juga dicantumkan agar wisatawan dapat lebih mudah mengakses dan membeli produk khas desa.
Pemerintah Desa Poncokusumo pun menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmennya untuk mendukung keberlanjutan program wisata.
Harapannya, ke depan akan ada kerja sama lintas sektor baik dari perguruan tinggi, pemerintah daerah, maupun pihak swasta untuk mengembangkan wisata desa secara berkelanjutan.
Meski belum sepenuhnya berjalan sebagai destinasi wisata, Wisata Kencana diharapkan menjadi fondasi awal bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Poncokusumo. Melalui program Wisata Kencana, Desa Poncokusumo menegaskan komitmennya dalam memperkenalkan potensi desa yang selama ini tersembunyi.
Dengan semangat kolaboratif dan keberdayaan masyarakat, wisata berbasis lokal ini menjadi simbol harapan baru bagi pariwisata yang inklusif, edukatif, dan ramah lingkungan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


