mengenal gus irfan cucu pendiri nu yang ditunjuk menteri haji dan umrah pertama - News | Good News From Indonesia 2025

Mengenal Gus Irfan, Cucu Pendiri NU yang Ditunjuk Menteri Haji dan Umrah Pertama

Mengenal Gus Irfan, Cucu Pendiri NU yang Ditunjuk Menteri Haji dan Umrah Pertama
images info

Mengenal Gus Irfan, Cucu Pendiri NU yang Ditunjuk Menteri Haji dan Umrah Pertama


Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Mochamad Irfan Yusuf, atau yang dikenal dengan sapaan Gus Irfan, sebagai Menteri Haji dan Umrah pertama dalam sejarah Indonesia pada Senin, 8 September 2025.

Kementerian baru ini dibentuk setelah status Badan Pengelola Haji (BP Haji) yang sebelumnya ia pimpin, ditingkatkan menjadi kementerian. Pelantikan yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta, ini juga menetapkan Gus Irfan sebagai menteri ke-49 dalam Kabinet Merah Putih.

 

Cucu KH Hasyim Asy'ari dengan Jejak Karir Multidimensi

Lahir di Jombang, Jawa Timur, pada 24 April 1962, Gus Irfan memiliki ikatan yang sangat kuat dengan Nahdlatul Ulama (NU).

Ia merupakan cucu dari pendiri NU, KH Hasyim Asy'ari, dan putra dari tokoh ulama terkemuka KH Yusuf Hasyim. Latar belakang ini membentuk kepribadian dan pemahamannya yang mendalam tentang isu-isu keagamaan dan keumatan.

Meskipun banyak menghabiskan waktu di lingkungan pesantren, Gus Irfan juga memiliki rekam jejak pendidikan yang mumpuni. Ia lulus dari program S1 dan S2 Administrasi Niaga di Universitas Brawijaya. Perpaduan antara pemahaman agama dan pendidikan di bidang administrasi ini menjadi bekal penting dalam perjalanan kariernya.

Jejak karirnya dimulai dari dunia pesantren, kemudian merambah ke dunia birokrasi dan politik. Ia pernah menjadi Komisaris Utama di PT BPR Tebuireng dan aktif dalam berbagai organisasi, termasuk menjadi Wakil Ketua di Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) dan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

Di dunia politik, namanya mencuat saat menjadi salah satu juru bicara tim pemenangan Prabowo-Sandiaga pada Pilpres 2019. Pada Pemilu 2024, ia sempat terpilih sebagai anggota DPR dari Partai Gerindra sebelum akhirnya mengundurkan diri untuk mengemban tugas di pemerintahan.

 

Dari Kepala Badan Menjadi Menteri

Penunjukan Gus Irfan sebagai Menteri Haji dan Umrah punya alasan kuat. Ia dinilai sebagai sosok yang paling tepat karena pengalamannya sebagai Kepala BP Haji sebelumnya. Selama menjabat, ia bertanggung jawab penuh atas pengelolaan teknis dan keuangan penyelenggaraan haji.

Pengalaman ini membekalinya dengan pemahaman komprehensif tentang seluk-beluk birokrasi, regulasi, dan koordinasi yang dibutuhkan untuk mengelola ibadah haji dan umrah.

Kini, dengan dilantiknya Gus Irfan, harapannya pelayanan haji dan umrah bagi masyarakat Indonesia akan menjadi lebih profesional, transparan, dan terkoordinasi.

Dengan pengalaman yang dimilikinya, mulai dari latar belakang agama yang kuat, pemahaman birokrasi, hingga rekam jejak di dunia politik, Gus Irfan diharapkan mampu mengemban tugas berat ini dengan baik.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.