tempat wisata religi untuk liburan isra miraj - News | Good News From Indonesia 2026

7 Tempat Wisata Religi yang Cocok Dikunjungi saat Libur Isra Mi'raj

7 Tempat Wisata Religi yang Cocok Dikunjungi saat Libur Isra Mi'raj
images info

7 Tempat Wisata Religi yang Cocok Dikunjungi saat Libur Isra Mi'raj


Hari libur dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW akan jatuh pada hari Jumat (16/1/2026), dengan tanggal merah yang jatuh pada hari Jumat, akan ada long weekend yang bisa Kawan GNFI memanfaatkan untuk berlibur.

Selain untuk beristirahat sejenak dari rutinitas, momen ini sangat tepat jika digunakan untuk melakukan perjalanan spiritual bersama keluarga maupun kerabat guna menambah keimanan.

Berikut adalah 7 rekomendasi tempat wisata religi yang sangat cocok dikunjungi Kawan GNFI untuk mengisi waktu libur Isra Mi'raj tahun ini dengan kegiatan yang bermanfaat.

baca juga

Rekomendasi Tempat Wisata Religi untuk Libur Isra Mi'raj

1. Masjid Istiqlal, Jakarta

Sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara, Masjid Istiqlal tetap menjadi destinasi utama bagi siapa pun yang berkunjung ke ibu kota.

Masjid yang dirancang oleh arsitek Friedrich Silaban ini memiliki filosofi kemerdekaan yang sangat kuat, tecermin dari dimensi bangunan dan kubahnya yang ikonik.

Salah satu daya tarik di masjid ini adalah "Terowongan Silaturahmi" yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral di seberangnya, sebuah simbol kerukunan umat beragama yang nyata di Indonesia.

  • Lokasi: Jl. Taman Wijaya Kusuma, Pasar Baru, Jakarta Pusat.
  • Jam Buka: 24 Jam (ibadah)
  • HTM: Gratis.
  • Fasilitas & Aktivitas: Beribadah, berkeliling melihat pilar raksasa, hingga mencoba fasilitas hotel kapsul bagi musafir.

2. Masjid Raya Al-Jabbar, Bandung

Masjid terapung yang berada di tengah kolam buatan di Gedebage ini, kini beroperasi penuh untuk melayani jemaah dan wisatawan.

Arsitekturnya yang futuristik tanpa kubah tradisional, melainkan menggunakan tumpukan kaca yang membentuk kelopak bunga, menjadikannya estetik dan megah.

Di dalamnya, Kawan GNFI tidak hanya bisa beribadah, tetapi juga belajar sejarah Islam melalui galeri digital yang sangat interaktif. Kawasan luar masjid pun tertata rapi dengan taman-taman yang menceritakan kisah para nabi.

  • Lokasi: Jl. Cimincrang No. 14, Gedebage, Kota Bandung.
  • Jam Buka: 24 Jam (ibadah)
  • HTM: Gratis (Pendaftaran via aplikasi untuk masuk ke Galeri Rasulullah).
  • Fasilitas & Aktivitas: Beribadah, mengunjungi Galeri Rasulullah, menikmati taman, dan berfoto di pelataran yang luas.

3. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Semarang

Keunikan utama masjid ini adalah keberadaan 6 payung raksasa di pelatarannya yang menyerupai suasana di Masjid Nabawi, Madinah.

Arsitekturnya memadukan gaya Jawa, Roma, dan Arab secara harmonis, menciptakan visual yang unik.

MAJT juga memiliki Menara Asmaul Husna setinggi 99 meter. Dari puncak menara ini, Kawan GNFI bisa melihat pemandangan seluruh Kota Semarang hingga garis pantai Laut Jawa yang mempesona melalui teropong yang disediakan.

  • Lokasi: Jl. Gajah Raya, Gayamsari, Kota Semarang.
  • Jam Buka: 24 jam (ibadah) dan menara Al-Husna (Setiap hari pukul 08.15-20.45 WIB).
  • HTM: Gratis (Naik ke menara sekitar Rp10.000).
  • Fasilitas & Aktivitas: Menikmati pemandangan di puncak menara, mengunjungi Museum Perkembangan Islam, serta melihat Al-Qur'an raksasa.
baca juga

4. Masjid Menara Kudus, Kudus

Bagi pencinta sejarah, Masjid Menara Kudus adalah bukti nyata akulturasi budaya Islam dan Hindu di masa lalu.

Mengutip dari jurnal Simposium Nasional RAPI XX berjudul "Akulturasi Budaya Masjid Menara Kudus Ditinjau dari Makna danSimbol" karya Aufa Fasih Azzaki dkk, menara yang menyerupai candi Hindu ini dibangun oleh Sunan Kudus sekitar abad ke-15-16 M.

Suasana di kawasan ini sangat kental dengan nuansa religius tradisional. Di belakang masjid, terdapat kompleks pemakaman Sunan Kudus yang selalu ramai didatangi peziarah untuk memanjatkan doa, terutama saat momen libur besar seperti Isra Mi'raj.

  • Lokasi: Jl. Menara, Pejaten, Kauman, Kabupaten Kudus.
  • Jam Buka: 24 Jam.
  • HTM: Gratis.
  • Fasilitas & Aktivitas: Berziarah ke makam salah satu Wali Songo, berbelanja pernak-pernik khas Kudus, dan menikmati kuliner khas Kudus.

5. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh

Masjid ini merupakan ikon kebanggaan masyarakat Aceh yang tetap berdiri kokoh meski diterjang tsunami dahsyat pada tahun 2004.

Kini, tampilannya semakin megah dengan 12 payung elektrik raksasa yang membuat pelatarannya terasa sejuk mirip suasana di Timur Tengah.

Dinding marmer putih dan kubah hitamnya menciptakan kontras yang sangat elegan. Berkunjung ke sini saat Isra Mi'raj akan memberikan pengalaman spiritual yang mendalam, mengingat Aceh dikenal sebagai Serambi Mekkah.

  • Lokasi: Jl. Moh. Jam No. 1, Kampung Baru, Kota Banda Aceh.
  • Jam Buka: 24 Jam.
  • HTM: Gratis.
  • Fasilitas & Aktivitas: Beribadah di ruang utama yang megah, bersantai di bawah payung elektrik, dan mengunjungi Museum Tsunami yang berada di dekat lokasi.

6. Masjid 99 Kubah, Makassar

Berdiri megah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Masjid 99 Kubah dirancang oleh Ridwan Kamil dengan konsep visual yang sangat berani.

Puluhan kubah dengan gradasi warna cerah melambangkan Asmaul Husna dan menjadi pemandangan yang mencolok dari kejauhan.

Lokasinya yang berada di pinggir pantai membuat pemandangan di sekitar masjid menjadi indah, terutama saat sore hari. Cahaya lampu yang memantul di permukaan laut menambah keindahan bangunan ini.

  • Lokasi: Jl. H. Bau No.36, Kunjung Mae, Kec. Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
  • Jam Buka: 04.00-23.00 WITA.
  • HTM: Gratis.
  • Fasilitas & Aktivitas: Beribadah, menikmati sunset dari pelataran pantai, berjalan-jalan di area kuliner Pantai Losari, dan mengikuti kajian rutin yang sering diadakan.

7. Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel, Surabaya

Tempat ini merupakan salah satu pusat penyebaran Islam tertua di Pulau Jawa. Masjid dan Makam Sunan Ampel merupakan tujuan utama bagi peziarah yang ingin berwisata religi.

Masjid ini didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada Sunan Ampel, salah satu tokoh penting dalam penyebaran Islam di Jawa.

Awalnya bernama Ali Rachmatullah, beliau dikenal sebagai Raden Rachmat dan kemudian dijuluki Sunan Ampel. Beliau meninggal dunia pada tahun 1481 dan dikebumikan di sisi kanan masjid.

Masjid Ampel menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan muslim dari berbagai daerah, baik domestik maupun mancanegara, yang datang untuk berziarah. Ciri khas arsitekturnya pun masih terpelihara dengan baik hingga saat ini.

  • Lokasi: Jl. Ampel Masjid No. 43, Kota Surabaya.
  • Jam Buka: 24 Jam.
  • HTM: Gratis.
  • Fasilitas & Aktivitas: Ziarah makam, wisata belanja perlengkapan ibadah, dan jajanan kuliner.
baca juga

Semoga daftar rekomendasi di atas membantu Kawan GNFI dalam merencanakan liburan yang bermakna.

Selamat merayakan Isra Mi'raj, semoga perjalanan ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi Kawan GNFI.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Saddam Amtael Soerawijaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Saddam Amtael Soerawijaya.

MS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.