Program pengembangan diri bertajuk Skill Up 2026 batch 2 berhasil diadakan oleh AIESEC in President University. Kegiatan tersebut telah dijalankan dalam kurun waktu dua bulan terakhir, terhitung sejak 12 Januari—20 Februari 2026.
Program ini bertujuan untuk mendorong generasi muda mengembangkan kemampuan soft skills dan hard skills sekaligus pemahaman lintas budaya bagi para partisipannya melalui konsep “Professional Readiness”.
Pada pelaksanaannya, Skill Up Batch 2 bekerja sama dengan Institut Teknologi dan Bisnis Bina Sarana Global (Global Institute), sebagai pendukung kesuksesan acara.
Skill Up tahun ini mengangkat tema “Empowering Youth Through Professional Readiness and Cultural Diversity” yang menjadi penekan seberapa pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan karier di masa depan. Hal itu dilakukan tanpa mengesampingkan kemampuan untuk saling memahami dan menghargai keberagaman budaya.
Dengan mengangkat tema ini, AIESEC in President University juga berharap peserta dapat melangkahi zona nyaman mereka untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus membangun perspektif global.

Sebagai program yang baru pertama kali dilaksanakan, Skill Up menghadirkan beberapa agenda utama yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif.
Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan yaitu weekly visit Global Institute dari pihak komite penyelenggara yang bertujuan untuk membangun engagement sekaligus melihat perkembangan proyek yang sedang dijalankan oleh exchange participant asal Australia yang bernama Toby Amoore.
Melalui rutinitas inilah, Toby dapat memperoleh pendampingan secara berkala dan memperkuat kolaborasi dengan AIESEC in President University.
Program Skill Up 2026 tidak hanya hadir untuk membangun kolaborasi saja. Agenda Career Panel atau sesi diskusi interaktif yang menghadirkan praktisi industri sebagai pembicara.
Pada momentum itu, Perusahaan Nusantara Compnet Integrator hadir sebagai fasilitator yang mengisi sesi talkshow serta berbagi wawasan mengenai dunia kerja dan keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan industri saat ini.
Selama sesi tersebut, partisipan juga diberi ruang untuk memperoleh kesempatan berinteraksi secara langsung dengan profesional dan menerima pemahaman mendalam mengenai materi talk show yang disampaikan.

Selain Career Panel, salah satu agenda yang menjadi sorotan utama dalam rangkaian kegiatan Skill Up adalah meet in Exchange (MIX).
Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran budaya yang menampilkan keragaman budaya Indonesia dari berbagai daerah Indonesia seperti Aceh, DKI Jakarta, Banten, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Skill Up 2026 tidaklah hanya memberikan manfaat bagi pesertanya, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang sangat berharga bagi pada Organizing Committee (OC) AIESEC in President University yang secara aktif terlibat dalam penyelenggaraannya.
Tiap proses perencanaan hingga pelaksanaan acara, para anggota Organizing Committee (OC) berkesempatan mengembangkan berbagai keterampilan penting seperti kepemimpinan, pemecahan masalah, serta manajemen proyek sekaligus menjadi wadah pembelajaran dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Bagi kami, program ini bukan sekadar pengalaman volunteer yang menyenangkan, tetapi juga sebagai wadah yang kuat dalam membangun koneksi bermakna dengan banyak pihak. Seiring berjalannya waktu, kita sadar bahwa kita bukanlah sebuah tim lagi, tetapi sudah menjadi keluarga," ujar Anya, Organizing Committee President (OCP) Skill Up 2026 AIESEC in President University.
Toby Amoore, yang merupakan exchange participant dari Skill Up 2026 juga menekankan bahwa pengalamannya di program Skill Up dan bekerja di Global Institute sangat berkesan.
“Saya belajar bagaimana cara merancang pembelajaran kelas, acara, dan bekerja dengan sesama staff dengan cara yang lebih menyenangkan, serta membangun hubungan bermakna melalui pelayanan positif dan sifat saling menghargai antara sesama membuat saya membuat perjalanan ini momen tak terlupakan bagi saya”.
Melalui inisiatif ini, AIESEC in President University berharap Program Skill Up menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan dalam perjalanan generasi muda mencari pengalaman pembelajaran yang menggabungkan pengembangan keterampilan profesional dan pemahaman lintas budaya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


