Sebagai sirkuit paling ciamik di Indonesia, Mandalika International Circuit alias Sirkuit Mandalika kerap menggelar ajang balapan kelas dunia. GT World Challenge Asia 2026 adalah salah satunya.
Bicara soal balapan di Sirkuit Mandalika, mungkin banyak kawan yang langsung terbayang MotoGP. Tidak salah, karena memang selama beberapa tahun terakhir ajang adu kebut sepeda motor itu memang rutin hadir di sana. Meskipun demikian, MotoGP bukan satu-satunya balapan yang ada di Mandalika.
Pada tahun 2026 ini, ada balapan lain yang tak kalah seru. Namanya GT World Challenge Asia 2026. Ajang tersebut akan dilaksanakan pada Jumat (1/5/2026) hingga Minggu (3/5/2026). Untuk diketahui, ini bukanlah balapan biasa. Selain menyajikan aksi-aksi para pebalap di tengah lintasan, GT World Challenge Asia 2026 juga punya peran strategis dalam pembangunan ekosistem olahraga nasional.
“Event seperti ini memberikan ruang bagi Indonesia untuk menunjukkan kapasitas sebagai tuan rumah ajang internasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pembinaan atlet, industri olahraga, serta memperkuat sport tourism sebagai sektor strategis yang berkelanjutan,” ujar Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Taufik Hidayat.
Menariknya lagi, GT World Challenge Asia 2026 juga bakal memadukan olahraga motorsport dengan kekayaan budaya Indonesia. Karena ini pula, gelarannya di Indonesia jelas nantinya punya nuansa yang berbeda dibandingkan di negara-negara lainnya.
Budaya Indonesia di GT World Challenge Asia 2026 utamanya akan ditampilkan dalam opening ceremony. Nah, semarak opening ceremony itulah yang siap menyajikan indahnya kekayaan budaya Indonesia kepada para penonton yang tentunya berasal dari berbagai negara.
Sebagai bocoran, konsep opening ceremony GT World Challenge Asia 2026 dikembangkan menjadi lebih modern, imersif, dan berkelas, dengan mengusung elemen visual yang memadukan ikon Gunung Rinjani dan Tambora, Garuda, serta Merah Putih sebagai simbol kebanggaan nasional dan identitas Nusa Tenggara Barat. Pertunjukan ini akan melibatkan 500 talenta dalam kolaborasi tari dan musik lintas daerah, menghadirkan narasi kuat tentang persatuan dan kebhinekaan Indonesia.
Setelah disuguhi pentas budaya Indonesia, giliran para pebalap yang beraksi untuk memukau penonton. GT World Challenge Asia 2026 diperkirakan menghadirkan 23 mobil GT3, 46 pebalap, serta partisipasi dari sekitar 17 negara, termasuk Jepang, China, Australia, Prancis, Amerika Serikat, hingga Indonesia.
GT World Challenge Asia 2026 Digelar, Ekonomi Berputar
Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia menegaskan bahwa InJourney, sebagai strategic holding dan orkestrator di sektor aviasi dan pariwisata, melihat penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat positioning kawasan The Mandalika sebagai destinasi sport and entertainment kelas dunia, sekaligus mendorong nation branding pariwisata Indonesia di kancah global.
“Kami melihat peluang besar untuk menjadikannya sebagai sarana promosi efektif sekaligus key driver dalam meningkatkan daya tarik Mandalika. Ke depan, event ini diharapkan tidak hanya mengangkat posisi Mandalika sebagai destinasi unggulan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Veronica.
Terkait pertumbuhan ekonomi yang disinggung Veronica, Plt. Direktur Utama ITDC, Ahmad Fajar, menjelaskan lebih lanjut dampak ekonomi apa saja yang dihasilkan dari penyelenggaraan event internasional.
“Melalui penyelenggaraan event internasional yang konsisten, kami melihat terciptanya multiplier effect yang nyata, mulai dari peningkatan okupansi, pertumbuhan UMKM, hingga terbukanya peluang investasi baru. ITDC terus berkomitmen menghadirkan ekosistem kawasan yang terintegrasi, berstandar global, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


