Inayah Wahid menikah dengan Muhammad Shalahuddin A. Warits, atau yang akrab disapa Lora Mamak, menjadi kabar bahagia yang menyita perhatian publik pada awal April 2026 ini.
Kabar tersebut mengonfirmasi tuntasnya penantian putri bungsu Presiden ke-4 RI, K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dalam memulai lembaran hidup baru bersama seorang kiai asal Sumenep, Madura.
Kehangatan berita ini tidak hanya menjadi perbincangan hangat di kalangan santri dan pengikut Gusdur, tetapi juga merambah ke publik luas yang selama ini mengagumi sosok Inayah sebagai aktivis kemanusiaan.
Puncak kebahagiaan tersebut berlangsung pada Minggu, 5 April 2026, bertempat di lingkungan Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa Raya, Guluk-Guluk, Sumenep.
Meski prosesi akad nikah kabarnya telah dilaksanakan secara sederhana dan terbatas di kediaman Ciganjur pada Januari 2025 lalu, momen di Madura ini menjadi ajang silaturahmi besar yang mempertemukan keluarga besar Gus Dur dengan keluarga besar pesantren tertua di Madura tersebut.
Mengenal Sosok Ra Mamak, Suami Inayah Wahid
Kawan GNFI mungkin penasaran dengan sosok pria yang mempersunting Inayah. KH Muhammad Shalahuddin A. Warits bukan sekadar pengasuh pesantren biasa.
Ia dikenal sebagai sosok kiai muda intelektual yang merupakan lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, serta pemegang gelar magister dari Universitas Indonesia.
Kemampuannya menguasai tiga bahasa asing—Arab, Inggris, dan Prancis—menjadikan Ra Mamak sebagai figur ulama modern yang relevan dengan visi Inayah Wahid selama ini.
Selain aktif membina santri di Ponpes Annuqayah, ia juga merupakan seorang akademisi yang tercatat sebagai dosen di Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika).
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


