AIESEC in Unila kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi generasi muda melalui program Global Volunteer. Salah satu peserta, Revia Valentina, mahasiswa Universitas Lampung, mendapatkan kesempatan untuk mengikuti proyek sosial di Filipina pada 17 Januari hingga 14 Februari 2026.
Melalui program ini, Revia terlibat dalam proyek bertajuk Eat 4 Change yang berfokus pada isu keberlanjutan, khususnya dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Program ini memberikan ruang bagi peserta untuk berkontribusi langsung dalam kegiatan sosial sekaligus merasakan pengalaman lintas budaya di lingkungan internasional.
Sebelum keberangkatan, peserta program Global Volunteer juga dibekali dengan berbagai persiapan oleh AIESEC in Unila, mulai dari pengenalan budaya negara tujuan, penjelasan terkait proyek yang akan dijalankan, hingga kelengkapan berkas administratif. Pembekalan ini bertujuan untuk memastikan peserta dapat beradaptasi dengan lebih baik serta menjalankan perannya secara optimal selama program berlangsung.
Revia memilih Filipina sebagai negara tujuan karena merasa lingkungan sosial dan isu yang dihadapi cukup dekat dengan kondisi di Indonesia, khususnya terkait keberlanjutan. Melalui program “Eat 4 Change”, ia ingin melihat secara langsung bagaimana masyarakat lokal menerapkan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab. Selain itu, ia juga tertarik untuk belajar dari pendekatan yang digunakan di negara lain dalam mengedukasi komunitas.
Selama mengikuti program, Revia berinteraksi dengan berbagai pihak, mulai dari sesama relawan internasional, masyarakat lokal, hingga para petani yang menjadi bagian penting dalam proyek tersebut. Pada minggu pertama, ia berfokus pada proses adaptasi terhadap lingkungan, budaya, serta kebiasaan baru di negara tujuan.
Memasuki minggu kedua dan ketiga, Revia mulai terlibat lebih aktif dalam berbagai kegiatan proyek. Ia berinteraksi langsung dengan para petani, mempelajari aktivitas mereka, serta berpartisipasi dalam kegiatan komunitas. Pengalaman ini memberikan pemahaman baru terkait pentingnya kerja sama tim, komunikasi lintas budaya, serta kemampuan beradaptasi dalam situasi yang beragam.
Pada minggu terakhir, Revia mengikuti kegiatan cooking workshop dengan memperkenalkan makanan khas Indonesia kepada peserta lain. Momen ini menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan karena memberikan kesempatan untuk berbagi budaya secara langsung di lingkungan internasional.
“Pengalaman ini menjadi salah satu perjalanan paling berharga dalam hidup saya. Saya belajar untuk keluar dari zona nyaman, beradaptasi dengan lingkungan baru, dan berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya. Melalui program ini, saya tidak hanya berkembang menjadi pribadi yang lebih mandiri dan terbuka, tetapi juga lebih berani untuk mengambil tantangan baru di masa depan,” ujar Revia.

Pengalaman yang dijalani Revia tidak hanya memberikan pembelajaran secara personal, tetapi juga memperlihatkan bagaimana program pertukaran pemuda dapat menjadi sarana untuk memahami perbedaan budaya secara langsung. Interaksi dengan komunitas lokal serta relawan dari berbagai negara menjadi bagian penting dalam membentuk perspektif global yang lebih luas.
Melalui program ini, AIESEC in Unila berperan sebagai fasilitator dalam menghubungkan generasi muda dengan berbagai peluang pengembangan diri di tingkat internasional. Program Global Volunteer diharapkan dapat terus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam isu-isu sosial sekaligus mengembangkan kapasitas kepemimpinan mereka.
AIESEC in Unila terus berkomitmen untuk menghadirkan program yang relevan dan berdampak, serta membuka akses bagi lebih banyak generasi muda untuk mendapatkan pengalaman lintas budaya yang bermakna.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


