aiesec in unila fasilitasi mahasiswa itera ikuti program global volunteer ke turki - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in Unila Fasilitasi Mahasiswa ITERA Ikuti Program Global Volunteer ke Turki

AIESEC in Unila Fasilitasi Mahasiswa ITERA Ikuti Program Global Volunteer ke Turki
images info

AIESEC in Unila Fasilitasi Mahasiswa ITERA Ikuti Program Global Volunteer ke Turki


AIESEC in Unila kembali membuka peluang bagi generasi muda untuk mendapatkan pengalaman internasional melalui program Global Volunteer. Salah satu peserta, Muhammad Riyan Daris, mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (ITERA), berkesempatan mengikuti program volunteering di Istanbul, Turki pada 5 Januari 2026 - 2 Februari 2026.

Melalui program ini, Riyan terlibat dalam proyek sosial bertajuk Fingerprint yang berfokus pada isu pendidikan. Proyek ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas, dengan tujuan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesadaran serta akses terhadap pendidikan di lingkungan masyarakat.

Sebelum keberangkatan, peserta program Global Volunteer juga dibekali dengan berbagai persiapan oleh AIESEC in Unila, mulai dari pengenalan budaya negara tujuan, penjelasan terkait proyek yang akan dijalankan, hingga kelengkapan berkas administratif. Pembekalan ini bertujuan untuk memastikan peserta dapat beradaptasi dengan lebih baik serta menjalankan perannya secara optimal selama program berlangsung.

baca juga

Riyan memilih Turki sebagai negara tujuan karena ketertarikannya pada lingkungan internasional yang beragam serta sistem pendidikan yang berbeda. Riyan ingin merasakan secara langsung bagaimana dinamika belajar dan interaksi sosial di negara dengan latar budaya yang unik. Melalui program Fingerprint, Riyan berharap dapat memahami lebih dalam isu pendidikan sekaligus berkontribusi dalam kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Selama menjalani program, Riyan berinteraksi dengan berbagai pihak, mulai dari relawan internasional hingga masyarakat lokal. Ia tidak hanya bekerja bersama mereka, tetapi juga membangun komunikasi dan bertukar cerita, sehingga memberinya kesempatan untuk memahami secara langsung dinamika kerja dalam lingkungan lintas budaya. Dari interaksi tersebut, Riyan mulai melihat bagaimana perbedaan latar belakang justru menjadi kekuatan dalam bekerja sama.

Pada tahap awal, Riyan menjalani proses adaptasi terhadap lingkungan, budaya, serta kebiasaan baru di negara tujuan. Proses ini tidak selalu mudah, terutama dalam menyesuaikan diri dengan perbedaan bahasa dan pola kehidupan sehari-hari. Namun, seiring waktu, ia mulai merasa lebih nyaman dan percaya diri untuk berinteraksi serta berkontribusi dalam kegiatan yang dijalankan.

Memasuki fase berikutnya, Riyan mulai berpartisipasi aktif dalam berbagai aktivitas sosial bersama relawan lain. Ia terlibat dalam kegiatan edukasi serta berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat, yang membuatnya mendapatkan pengalaman belajar yang lebih nyata dan bermakna dibandingkan pembelajaran di ruang kelas. Melalui proses ini, ia tidak hanya belajar tentang orang lain, tetapi juga lebih mengenal dirinya sendiri.

Melalui keterlibatan tersebut, Riyan mempelajari pentingnya komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi situasi yang berbeda. Salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Riyan adalah kesempatan untuk bertukar cerita dan pengalaman dengan relawan dari berbagai negara. Momen ini tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membentuk pola pikir yang lebih terbuka terhadap perbedaan.

“Melalui program Global Volunteer saya tidak hanya belajar tentang budaya baru, tetapi juga bagaimana berkontribusi secara nyata kepada masyarakat. Saya belajar untuk lebih mandiri, berani keluar dari zona nyaman, serta menghargai perbedaan melalui interaksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang. Ini menjadi salah satu pengalaman paling berharga dalam hidup saya,” ujar Riyan.

baca juga

Melalui program Global Volunteer, AIESEC in Unila berperan sebagai fasilitator dalam menghubungkan generasi muda dengan peluang pengembangan diri di tingkat internasional. Program ini diharapkan dapat terus membuka akses bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam isu-isu sosial sekaligus mengembangkan kapasitas kepemimpinan mereka.

AIESEC in Unila terus berkomitmen untuk menghadirkan program yang relevan dan berdampak, serta mendorong lebih banyak generasi muda untuk berani keluar dari zona nyaman dan mengambil peran dalam menciptakan perubahan positif di tingkat global.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.