ciater subang sirkuit mandalika versi jawa barat yang jadi primadona baru wisatawan bandung - News | Good News From Indonesia 2026

Ciater Subang, "Sirkuit Mandalika" Versi Jawa Barat yang jadi Primadona Baru Wisatawan Bandung

Ciater Subang, "Sirkuit Mandalika" Versi Jawa Barat yang jadi Primadona Baru Wisatawan Bandung
images info

Ciater Subang, "Sirkuit Mandalika" Versi Jawa Barat yang jadi Primadona Baru Wisatawan Bandung


Kawan GNFI, pernahkah kamu membayangkan indahnya sirkuit balap yang membelah hijaunya kebun teh? Tak perlu terbang jauh ke Lombok untuk merasakan sensasi aspal yang meliuk indah bak Sirkuit Mandalika.

Cukup berkendara sekitar satu jam dari arah Bandung, Kawan GNFI akan menemukan sebuah jalur ikonik di Ciater, Subang, yang kini tengah menjadi primadona dan viral di media sosial karena kemiripannya dengan sirkuit kebanggaan Indonesia, Sirkuit Mandalika.

Pesona Aspal Hitam di Tengah Hamparan Hijau

Jalur Ciater yang baru saja dipercantik ini menawarkan pemandangan yang kontras nan memukau. Aspal hitam yang mulus dengan marka jalan yang tegas bersinggungan langsung dengan hamparan hijau perkebunan teh yang luas.

Kehadiran marka merah di sisi kiri dan kanan jalan Ciater juga sukses memberikan vibes ala lintasan balap internasional.

Keunikan visual yang menyerupai area run-off sirkuit ini mengubah jalan lintas biasa menjadi destinasi favorit baru bagi wisatawan Bandung yang mencari pemandangan segar dan berbeda. 

baca juga

Kehadiran "Sirkuit Mandalika" versi lokal ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga membawa napas baru bagi roda ekonomi masyarakat sekitar.

Warung-warung kecil dan kedai kopi di sepanjang jalur Ciater kini semakin ramai disinggahi pelancong yang ingin beristirahat sejenak sambil menikmati udara pegunungan.

Warna merah yang ikonik tersebut seolah menjadi magnet yang menarik rasa penasaran, mengubah perjalanan biasa menjadi sebuah pengalaman wisata yang bernilai.

Banyak wisatawan yang sengaja menepi sejenak (di area yang aman) untuk mengabadikan momen. Sudut pandang dari ketinggian membuat kelokan jalan ini terlihat sangat simetris, mirip dengan tikungan tajam yang ada di Mandalika. Tak heran, sebutan "Mandalika-nya Jawa Barat" kini melekat kuat pada kawasan Ciater.

Lebih dari Sekadar Jalan, Ini tentang Pengalaman

Mengapa tempat ini begitu diminati wisatawan, terutama dari arah Bandung? Selain karena aksesnya yang mudah, Ciater menawarkan paket lengkap. Setelah puas berfoto dengan latar "sirkuit" kebun teh, Kawan GNFI bisa langsung menikmati pemandian air panas alami yang menjadi ciri khas daerah ini.

Perpaduan udara dingin pegunungan dan hangatnya air belerang menjadikan Ciater sebagai pelarian sempurna dari hiruk-pikuk perkotaan. Fleksibilitas waktu dan jarak yang dekat membuat kawasan ini selalu ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan

baca juga

Tips Berkunjung: Tetap Aman dan Jaga Kebersihan

Mengingat jalur ini adalah jalan raya aktif, keamanan harus tetap menjadi prioritas utama. Kawan GNFI, jangan sampai antusiasme berfoto membuat kita abai akan keselamatan diri dan orang lain, ya!

Pastikan untuk memarkir kendaraan di kantong parkir yang telah disediakan oleh pengelola setempat atau warung-warung di sekitar.

Selain itu, karena keindahan utama tempat ini adalah alamnya, pastikan kita tidak meninggalkan sampah sekecil apa pun. Menjaga kelestarian Ciater adalah cara terbaik agar keindahan "Mandalika di Tanah Sunda" ini bisa dinikmati oleh generasi mendatang.

Keindahan Lokal yang Patut Dibanggakan

Fenomena viral-nya jalur Ciater membuktikan bahwa Indonesia memiliki potensi wisata yang tak terbatas. Kita tidak selalu harus mencari kemiripan dengan luar negeri, karena sering kali, permata tersembunyi itu ada tepat di halaman belakang rumah kita.

Kawan GNFI, kapan terakhir kali kamu mengeksplorasi keindahan di sekitar Jawa Barat? Mari, terus promosikan destinasi lokal kita agar pariwisata Indonesia semakin berjaya dan dikenal dunia.

Ciater adalah bukti nyata bahwa dengan penataan yang baik, infrastruktur jalan pun bisa menjadi daya tarik wisata yang luar biasa.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AD
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.