activating leadership support melanjutkan perjalanan kepemimpinan setelah afl summer peak 2026 aiesec in usu - News | Good News From Indonesia 2026

Activating Leadership Support: Melanjutkan Perjalanan Kepemimpinan Setelah AFL Summer Peak 2026 AIESEC in USU

Activating Leadership Support: Melanjutkan Perjalanan Kepemimpinan Setelah AFL Summer Peak 2026 AIESEC in USU
images info

Activating Leadership Support: Melanjutkan Perjalanan Kepemimpinan Setelah AFL Summer Peak 2026 AIESEC in USU


AIESEC in Universitas Sumatera Utara (USU) telah menyelenggarakan sesi Activating Leadership Support (ALS) sebagai bagian lanjutan dari rangkaian AIESEC Future Leaders (AFL) Summer Peak 2026, pukul 14.00 WIB hingga selesai secara online.

Sesi ini hadir sebagai ruang bagi para delegates untuk menentukan langkah pengembangan diri selanjutnya setelah menyelesaikan perjalanan mereka selama AFL Summer Peak 2026. Dengan mengusung semangat The Next Leap: Continuing Your Leadership Beyond AFL, ALS menjadi jembatan bagi peserta untuk melanjutkan pengalaman kepemimpinan mereka menuju peluang yang lebih luas melalui program Global Volunteer AIESEC.

Sebagai program pengembangan kepemimpinan, AFL Summer Peak tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan manajemen proyek, tetapi juga mendorong peserta untuk terus melanjutkan perjalanan pengembangan dirinya setelah program berlangsung.

baca juga

Oleh karena itu, Activating Leadership Support hadir bukan sebagai akhir dari perjalanan AFL, melainkan sebagai sesi yang membantu delegates memetakan peluang dan menentukan langkah nyata yang dapat mereka ambil untuk terus berkembang serta menciptakan dampak di lingkungan yang lebih luas. Melalui sesi ini, peserta akan diajak memahami bahwa kepemimpinan merupakan proses berkelanjutan yang terus berkembang melalui pengalaman dan kontribusi nyata.

Kegiatan ALS akan diawali dengan sesi refleksi perjalanan AFL Summer Peak 2026 melalui segmen “Where the Journey Began”. Pada sesi ini, delegates akan diajak melihat kembali proses yang telah mereka lalui selama program berlangsung, mulai dari tantangan, proses pembelajaran, hingga perkembangan diri yang mereka rasakan selama kurang lebih dua bulan terakhir. Refleksi ini menjadi momen penting bagi peserta untuk menyadari bagaimana pengalaman dalam AFL telah membantu mereka bertumbuh sebagai individu yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak.

Pada sesi utama bertajuk “EP Diaries: From Local to Global Stories Across Borders”, peserta mendapatkan kesempatan untuk mendengarkan pengalaman langsung dari dua Exchange Participant Returnee AIESEC, yaitu Chairunnisa, peserta Global Volunteer di Vietnam, dan Abel, peserta Global Volunteer di Korea Selatan. Melalui cerita yang dibagikan, keduanya memberikan gambaran nyata mengenai kehidupan sebagai relawan internasional, tantangan beradaptasi di lingkungan baru, serta berbagai pembelajaran yang diperoleh selama menjalankan proyek sosial di luar negeri.

Chairunnisa membagikan pengalamannya selama menjalani program Global Volunteer di Vietnam, termasuk bagaimana ia beradaptasi dengan budaya baru, membangun relasi dengan peserta dari berbagai negara, serta menemukan berbagai peluang yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Ia juga menceritakan pengalaman berharga yang diperolehnya selama berada di Vietnam, termasuk kesempatan menghadiri kegiatan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Hanoi. Melalui kisahnya, Chairunnisa menegaskan bahwa menjadi Global Volunteer bukan hanya tentang memberikan kontribusi kepada masyarakat, tetapi juga tentang membuka pintu menuju pengalaman, jaringan, dan peluang yang dapat membentuk versi terbaik dari diri seseorang.

Sementara itu, Abel membagikan pengalamannya selama menjalani Global Volunteer di Korea Selatan serta bagaimana lingkungan internasional membantunya mengembangkan kemampuan komunikasi, adaptasi, dan pemahaman terhadap keberagaman budaya. Ia menjelaskan bahwa setiap tantangan yang dihadapi selama exchange menjadi kesempatan untuk belajar dan berkembang. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak hanya dibangun melalui teori, tetapi juga melalui keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan menghadapi pengalaman baru secara langsung.

Melalui sharing session tersebut, delegates akan memperoleh gambaran nyata mengenai bagaimana pengalaman internasional dapat menjadi sarana pengembangan diri sekaligus kontribusi sosial di tingkat global. Peserta juga akan diajak memahami bahwa menjadi pemimpin tidak hanya tentang memimpin sebuah tim, tetapi juga tentang keberanian untuk keluar dari zona nyaman, memahami keberagaman, serta menciptakan dampak positif di lingkungan yang berbeda. Dengan demikian, sesi ini diharapkan mampu membuka wawasan delegates mengenai berbagai peluang internasional yang dapat mereka eksplorasi setelah AFL.

Tidak hanya berfokus pada inspirasi dan refleksi, Activating Leadership Support juga menghadirkan sesi “Impact in Action” yang akan memperkenalkan berbagai proyek Global Volunteer berdasarkan negara tujuan dan fokus isu sosial yang tersedia. Dalam sesi ini, peserta akan mendapatkan penjelasan mengenai proyek, benefit program, akomodasi, serta proses pendaftaran yang dapat mereka ikuti sesuai minat masing-masing. Delegates juga akan dibimbing secara langsung untuk memilih proyek yang sesuai dengan tujuan pengembangan diri dan isu sosial yang ingin mereka kontribusikan.

baca juga

Sebagai bentuk tindak lanjut, peserta akan dibagi ke dalam beberapa kelompok sesuai minat proyek yang dipilih. Pada sesi ini, delegates dapat berdiskusi lebih lanjut mengenai detail program, proses aplikasi, hingga simulasi wawancara singkat untuk membantu mereka mempersiapkan diri mengikuti program internasional AIESEC. Selain melalui Global Volunteer, peserta juga akan diperkenalkan pada kesempatan untuk tetap melanjutkan perjalanan mereka di AFL dengan menjadi coach pada peak berikutnya sebagai bentuk kontribusi lanjutan dalam pengembangan pemuda.

Melalui Activating Leadership Support, AIESEC in USU berharap para delegates tidak hanya menyelesaikan AFL sebagai peserta, tetapi juga melanjutkan perjalanan mereka sebagai agen perubahan yang mampu menciptakan dampak positif di tingkat lokal maupun global. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk terus mengembangkan kapasitas diri, memperluas perspektif internasional, dan membangun keberanian dalam mengambil peluang baru. Dengan semangat The Next Leap: Continuing Your Leadership Beyond AFL, AIESEC in USU terus berkomitmen menghadirkan ruang pengembangan kepemimpinan yang relevan, aplikatif, dan berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.