sinergi kebaikan di bulan muharram warga besuki santri al hikam malang dan mahasiswa kkn ugm bersatu berbagi kasih - News | Good News From Indonesia 2026

Sinergi Kebaikan di Bulan Muharram: Warga Besuki, Santri Al-Hikam Malang, dan Mahasiswa KKN UGM Bersatu Berbagi Kasih

Sinergi Kebaikan di Bulan Muharram: Warga Besuki, Santri Al-Hikam Malang, dan Mahasiswa KKN UGM Bersatu Berbagi Kasih
images info

Santunan Anak Yatim @Noafgani


Halo Kawan GNFI! Bulan Muharram selalu membawa nuansa yang istimewa bagi umat Islam di berbagai penjuru Nusantara. Bulan yang mengawali penanggalan kalender Hijriah ini tidak hanya dimaknai sebagai momen pergantian tahun, tetapi juga dikenal luas sebagai bulan yang sarat akan nilai-nilai kepedulian sosial. Salah satu tradisi baik yang terus dirawat dan dilestarikan oleh masyarakat Indonesia adalah memberikan santunan kepada anak-anak yatim, atau yang kerap diistilahkan oleh masyarakat sebagai momentum "Lebaran Yatim" pada tanggal 10 Muharram (Hari Asyura).

Semangat untuk terus berbagi dan merawat tradisi baik ini pula yang terekam dengan sangat indah di wilayah timur Kabupaten Malang. Tepatnya di Masjid Subulussalam, Kecamatan Poncokusumo, perayaan 10 Muharram tak sekadar menjadi rutinitas keagamaan tahunan biasa, melainkan berhasil menjelma menjadi sebuah panggung kolaborasi lintas elemen yang sangat menginspirasi. Pada hari Kamis (25/6/2026), suasana yang begitu khidmat dan penuh kehangatan tampak menyelimuti lingkungan masjid tersebut.

Hal yang paling menarik dan patut diacungi jempol dari pelaksanaan santunan tahun ini adalah kuatnya sinergi dari berbagai elemen penggerak masyarakat. Kawan GNFI, acara sosial keagamaan ini nyatanya tidak hanya dihadiri oleh jamaah atau warga desa setempat, melainkan juga digerakkan secara langsung oleh para santri dari Pesantren Mahasiswa (Pesma) Al-Hikam Malang.

baca juga

Lebih dari itu, kegiatan kemanusiaan ini juga mendapat suntikan energi positif yang luar biasa dengan hadirnya dukungan serta partisipasi aktif dari kawan-kawan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang kebetulan ikut meramaikan kegiatan tersebut. Kolaborasi yang harmoni antara masyarakat desa, santri pesantren, dan mahasiswa perguruan tinggi negeri ini menjadi potret nyata dari keberhasilan semangat gotong royong dalam mewujudkan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat akar rumput.

Panitia pelaksana, yang dalam hal ini dikoordinasikan langsung oleh barisan para santri Al-Hikam, menjelaskan bahwa kegiatan penyaluran santunan bagi anak yatim ini bukanlah sebuah acara insidental semata, melainkan sebuah agenda rutin yang telah dijaga keberlangsungannya dan diselenggarakan setiap tahun. Inisiatif sosial ini lahir murni sebagai bentuk pengejawantahan dari kepedulian nyata umat Islam guna memberikan dukungan yang komprehensif, baik berupa dukungan moral yang menguatkan batin, maupun bantuan material kepada anak-anak yang memang sangat membutuhkan uluran tangan.

Bagi jajaran pengurus Masjid Subulussalam, pemilihan momentum 10 Muharram sebagai waktu pelaksanaan acara santunan bukanlah tanpa alasan yang kuat. Kawan tentu memahami bahwa tanggal 10 Muharram secara khusus dipilih karena hari tersebut sarat akan makna historis dan nilai spiritual yang amat dalam bagi peradaban umat Islam.

Lebih dari sekadar memperingati deretan peristiwa penting nan bersejarah dalam agama Islam, kegiatan ini pada praktiknya menjadi sarana yang sangat strategis untuk mempererat ikatan tali silaturahmi antarwarga, sekaligus memupuk dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah-tengah dinamika kehidupan masyarakat.

"Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban anak-anak yatim sekaligus mengajarkan nilai kepedulian kepada masyarakat," ungkap salah satu perwakilan panitia pelaksana yang turut mengawal jalannya acara pembagian santunan tersebut. Harapan yang tulus ini seakan menjadi roh dari seluruh rangkaian acara, mengingatkan kita semua bahwa setiap kebaikan akan sangat berarti bagi mereka yang sedang membutuhkan. 

Jika Kawan GNFI berkesempatan untuk menyaksikan langsung acara tersebut, Kawan akan merasakan bagaimana seluruh rangkaian kegiatan peringatan 10 Muharram ini dikemas dengan nuansa religius yang sangat kental dan menenangkan. Susunan acara tidak dibiarkan kosong begitu saja, melainkan dihiasi dan ditandai oleh gema lantunan musik kesenian hadrah yang syahdu, serta disempurnakan dengan pelaksanaan doa bersama yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan.

Tidak berhenti pada sesi seremonial dan pembagian santunan saja, panitia rupanya juga memikirkan asupan rohani bagi para jamaah yang hadir malam itu. Guna memperkaya wawasan keagamaan serta memantik kesadaran spiritual jamaah, acara ini turut dimeriahkan dengan sesi kajian atau ceramah agama yang diisi secara langsung oleh tokoh ulama, yakni Drs. K.H. Anwar Sa'dullah. Pesan-pesan damai dan ajakan untuk terus memelihara kesalehan sosial menjadi sajian penutup yang menyejukkan hati para pendengarnya.

Tentu saja, keberhasilan dan kelancaran acara penyaluran santunan yatim yang menggembirakan ini tidak lepas dari tingginya kesadaran dan partisipasi aktif dari jamaah warga Poncokusumo. Masyarakat setempat tidak hanya menyempatkan waktu untuk hadir secara fisik memenuhi ruangan masjid, tetapi mereka juga turut serta ambil bagian dengan kerelaan menyisihkan sebagian rezekinya untuk memberikan donasi. Ini adalah bukti konkret bahwa kedermawanan masih menjadi akar budaya yang tumbuh subur di lingkungan masyarakat Indonesia.

baca juga

Tingginya antusiasme, rasa gotong royong, dan solidaritas lintas batas yang ditunjukkan pada acara tersebut semakin menegaskan satu hal penting bagi kita semua. Kawan, eksistensi dan komitmen Masjid Subulussalam kini tak terbantahkan lagi perannya; tidak hanya berfungsi sebatas fasilitas peribadatan fisik semata, melainkan telah bertransformasi dan menegaskan komitmennya sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus wadah penggerak solidaritas sosial bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Poncokusumo.

Semoga inisiatif kolaboratif yang luar biasa dari warga desa, santri, dan kawan-kawan mahasiswa ini bisa terus membumi dan menjadi pemicu bagi Kawan GNFI di mana pun berada, untuk tidak pernah lelah menebar manfaat dan merawat kebaikan di lingkungan sekitar kita!

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MN
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.