kenapa susah tidur setelah main hp ini penyebab dan solusi yang bisa dicoba - News | Good News From Indonesia 2026

Kenapa Susah Tidur Setelah Main Handphone? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Susah Tidur Setelah Main Handphone? Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
images info

Foto oleh Ali Pli di Unsplash


Pernah tidak Kawan GNFI? Awalnya cuma niat buka handphone sebentar sebelum tidur. "Lima menit saja," pikir banyak orang. Namun ternyata waktu sudah lewat satu atau dua jam karena keasikan scroll media sosial, nonton video, atau balas chat.

Begitu handphone akhirnya disimpan, badan memang terasa capek, tetapi mata justru masih melek dan rasa kantuk seolah hilang. Alhasil, jam tidur terus mundur tanpa disadari.

Di zaman sekarang, main handphone sebelum tidur sudah seperti ritual wajib bagi banyak orang. Ada yang menggunakannya untuk mencari hiburan, membaca berita, membalas chat, hingga sekadar menghabiskan waktu, bahkan menyelesaikan pekerjaan sebelum benar-benar memejamkan mata.

Karena dilakukan hampir setiap malam, kebiasaan ini sering dianggap biasa saja. Padahal, tanpa disadari, terlalu lama menatap layar sebelum tidur bisa membuat otak tetap aktif sehingga tubuh jadi lebih sulit mengantuk dan tidur pun terasa kurang nyenyak.

Padahal, kebiasaan main handphone sebelum tidur bukan cuma bikin waktu istirahat jadi mundur, tetapi juga bisa membuat tubuh lebih sulit benar-benar beristirahat. Kabar baiknya, ada cara sederhana yang bisa dilakukan agar tetap bisa menikmati gadget tanpa harus mengorbankan tidur yang nyenyak.

baca juga

Blue Light Bisa Menipu Otak untuk Tetap Terjaga

Ketika kita main handphone, ada sinar biru (blue light) yang datang dari handphone. dr. Ikhsan Qothi seorang dokter muda yang dikenal sebagai influencer kesehatan mengatakan bahwa sinar tersebut bisa mengganggu tidur. Karena sinar tersebut bisa menipu tubuh kita dan tubuh kita menganggap seolah-olah bahwa sekarang masih siang hari meskipun sudah larut malam.

Lalu hormon melatonin, yaitu hormon yang membuat kita tidur ataupun tidur lebih nyenyak, jadi berkurang. Saat hormon melatonin menurun, tubuh akan lebih sulit mengenali waktu untuk beristirahat dan itu yang menyebabkan kita susah tidur setelah main handphone.

Selain itu, aktivitas yang dilakukan di handphone juga ikut membuat otak terus bekerja. Berbagai informasi yang masuk membuat otak tetap terstimulasi sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk benar-benar rileks.

Aktifkan Night Mode agar Tidur Lebih Nyenyak

Jika kita mau tidur dengan nyenyak, idealnya tidak main handphone satu jam sebelum tidur. Jeda ini bisa membuat otak kita bisa lebih rileks dari informasi ataupun berita-berita bahkan beban pekerjaan. Dengan begitu, tubuh punya waktu untuk kembali ke ritme alaminya sehingga rasa kantuk bisa muncul secara perlahan. Tetapi, banyak orang di zaman sekarang tidak bisa karena merasa main handphone seperti ritual sebelum tidur.

dr. Ikhsan Qothi memberikan salah satu hack yang bisa kita lakukan yaitu dengan cara mengaktifkan night mode pada handphone. Ketika night mode itu aktif, layar handphone akan cenderung lebih hangat atau kekuningan sinarnya, sehingga sinar biru (blue light) akan berkurang. Dengan berkurangnya sinar biru (blue light) produksi hormon melatonin akan tetap terjaga.

Pada akhirnya, bukan berarti kita harus benar-benar menjauh dari handphone setiap malam. Gadget sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik untuk berkomunikasi, mencari hiburan, maupun bekerja. Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita menggunakannya agar tidak mengganggu waktu istirahat.

baca juga

Mulailah dengan langkah-langkah sederhana, seperti mengurangi waktu bermain handphone sebelum tidur atau mengaktifkan night mode jika memang masih harus menggunakan handphone di malam hari. Meski bukan solusi yang sepenuhnya menghilangkan dampak penggunaan handphone, mengaktifkan night mode bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu tubuh lebih mudah bersiap memasuki waktu tidur. Kebiasaan kecil seperti ini mungkin terlihat sepele, tetapi jika dilakukan secara konsisten, dampaknya bisa membuat tidur terasa lebih cepat, lebih nyenyak, dan tubuh pun bangun dengan kondisi yang lebih segar keesokan harinya.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.