Bicara soal kopi memang tidak pernah ada habisnya. Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia menyimpan deretan biji kopi dengan cita rasa luar biasa yang sukses memikat pencinta kafein.
Salah satu kopi yang paling terkenal adalah Kopi Gayo. Biji kopi kebanggaan masyarakat Aceh ini baru saja dinobatkan sebagai salah satu produsen kopi dengan penilaian tertinggi di dunia tahun 2026 versi TasteAtlas.
Dalam daftar prestisius tersebut, Kopi Gayo, khususnya varian Wild Civet Coffee, berhasil meraih skor 4.9. Dalam daftar, ada jejeran varietas legendaris dunia, seperti Panama Geisha yang terkenal mahal hingga kopi ikonik asal Ethiopia dan Kolombia.
Deretan Biji Kopi Terbaik Dunia Versi TasteAtlas 2026
Berikut adalah biji kopi terbaik di dunia versi TasteAtlas 2026:
- Hacienda La Esmeralda (Panama Geisha) – Panama (Skor: 5.0)
- Ninety Plus Gesha Estates (Lycello) – Panama (Skor: 4.9)
- Kurukahveci Nuri Toplar – Turki (Skor: 4.9)
- Elida Estate (Panama Geisha) – Panama (Skor: 4.9)
- Aida Battle Selection (Kilimanjaro) – El Salvador (Skor: 4.9)
- Gesha Village Estate (1931 Natural) – Ethiopia (Skor: 4.9)
- SEY Coffee (Danche Washed Ethiopia) – AS/Ethiopia (Skor: 4.9)
- Doi Chaang Coffee (Peaberry Classic) – Thailand (Skor: 4.9)
- Finca El Injerto (Bourbon Coffee) – Guatemala (Skor: 4.9)
- Café Granja La Esperanza (Sudan Rume) – Kolombia (Skor: 4.9)
- Kopi Gayo (Wild Civet Coffee) – Indonesia (Skor: 4.9)
- Finca Lerida (Geisha Washed) – Panama (Skor: 4.9)
Kenapa Kopi Gayo Begitu Istimewa?
Kopi Gayo merupakan kopi yang sangat populer. Kepopulerannya bahkan sudah menjangkau masyarakat internasional. Banyak yang mengakui jika kopi ini memiliki cita rasa yang sedap dan lezat, cocok jika disebut sebagai salah satu yang terbaik di dunia.
Namun, apa yang membuat kopi ini begitu istimewa?
Tumbuh subur di Dataran Tinggi Gayo di Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues, tanaman kopi ini tumbuh di tanah vulkanik yang kaya mineral pada ketinggian 900 hingga 1.700 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Menariknya, kopi yang ditanam di area tertinggi, sekitar 1.500–1.700 mdpl, menghasilkan nilai cupping yang bagus. Suhu udara yang dingin memperlambat proses pematangan buah, memberi waktu bagi biji kopi untuk menyerap nutrisi dan mengembangkan rasa secara maksimal.
Karakteristik Kopi Gayo sangat khas, yakni memiliki body yang tebal (kental) dengan tingkat keasaman yang rendah. Ketika disesap, kompleksitas rasanya langsung terasa.
Dikatakan bahwa kopi ini memiliki cita rasa unik, mulai dari aroma bunga (flowery), manisnya karamel, hingga sentuhan rempah (spicy) dan rasa tanah (earthy).
Yang membuat kopi ini semakin istimewa adalah metode pengolahan pascapanen tradisional yang disebut Giling Basah (wet-hulling). Teknik khas Indonesia ini melibatkan pengupasan kulit tanduk saat biji kopi masih dalam kondisi lembap. Proses unik inilah yang melahirkan intensitas rasa yang kuat serta aroma herbal yang sangat pekat.
Ada Kawan GNFI yang doyan minum kopi? Sudahkah kawan mencicipi Kopi Gayo yang legendaris ini?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


