podcast teh hangat tutup season 1 dengan dialog lintas agama - News | Good News From Indonesia 2026

Podcast Teh Hangat Tutup Season 1 dengan Dialog Lintas Agama

Podcast Teh Hangat Tutup Season 1 dengan Dialog Lintas Agama
images info

Dokumentasi istimewa


Podcast Teh Hangat secara resmi menutup Season 1-nya melalui Grand Final yang digelar di Universitas Bunda Mulia (UBM), Jakarta. Dengan tema "Satu Langkah Kecil untuk Manusia, Satu Lompatan Besar untuk Kemanusiaan", acara ini mempertemukan tokoh-tokoh agama dalam satu panggung untuk berdiskusi lintas iman bergaya santai.

Acara tersebut dihadiri hingga 200 mahasiswa dari berbagai kampus dan daerah di Indonesia. Sebagai informasi, Season 1 Podcast Teh Hangat sendiri sudah berjalan sejak Maret 2026. Tujuannya untuk membangun toleransi, persaudaraan, nasionalisme, dan nilai kemanusiaan melalui media digital yang positif dan inspiratif bagi masyarakat Indonesia.

Aktivitas tersebut dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama-sama, menghadirkan nuansa nasionalisme yang kental sejak awal.

Menariknya, suasana kebersamaan semakin terasa saat para tokoh agama yang hadir berdiri berdampingan di satu panggung.

baca juga

Adapun, Grand Final Season 1 menghadirkan 6 tokoh agama nasional yang mewakili 6 agama resmi di Indonesia:

  • Ustad Ahong (Islam)
  • Bhante Varasaddho (Buddha)
  • Romo Aan (Katolik)
  • Bli Djaksana (Hindu)
  • Js. Kristan (Khonghucu)
  • Pdt. Steve Marcel (Kristen)

H. Gugun Gumilar, Staf Khusus Kementerian Agama Republik Indonesia yang juga dikenal aktif mendorong kolaborasi antarumat beragama, turut hadir memberikan sambutan.

Dalam pidato singkatnya, ia mengapresiasi hadirnya ruang dialog yang mampu menjangkau generasi muda melalui pendekatan kreatif dan media digital, serta menyebut acara ini sebagai barometer bagi diskusi lintas iman di Indonesia.

Perhelatan ini dipandu oleh Pdt. Dr. Kevin Tjiu, Founder Podcast Teh Hangat, bersama David Wijaya sebagai co-host. Keduanya mengarahkan jalannya diskusi agar tetap mudah dinikmati generasi muda tanpa kehilangan nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan di dalamnya, dengan cara yang menyenangkan.

"Kami percaya bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak ruang dialog yang sehat. Podcast Teh Hangat hadir bukan untuk memperdebatkan perbedaan, karena kata persatuan baru muncul jika ada kata perbedaan. Kalau tidak ada perbedaan, maka yang ada adalah persamaan. Satu langkah kecil dari manusia, satu lompatan besar untuk kemanusiaan. Hal yang kita anggap kecil hari ini sebagai manusia akan memiliki dampak besar bagi kemanusiaan nantinya,” sebut Pdt. Dr. Kevin Tjiu.

Dalam sesi utama, para narasumber berbagi pengalaman personal dalam membangun relasi lintas agama di tengah masyarakat, mulai dari kisah persahabatan, kerja sama sosial, hingga saling menghormati perbedaan. Meski membahas tema besar, suasana diskusi tetap akrab dan diselingi tawa. Rasa kaku tidak tergambar dalam acara ini.

baca juga

Teh Hangat juga menampilkan Nathania Khow dan Koko Merah yang mengajak peserta merenungkan arti persatuan dan masa depan Indonesia melalui pesan-pesan inspiratif dari para narasumber.

Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kehadiran para tokoh agama serta perwakilan pemerintah, panitia memberikan plakat penghargaan dan sertifikat sebagai simbol penghormatan atas komitmen mereka membangun dialog, toleransi, dan persaudaraan di Indonesia.

Rekaman Grand Final Season 1 akan dipublikasikan secara online bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 pada 17 Agustus 2026. 

Dengan demikian, pesan-pesan toleransi, nasionalisme, dan kemanusiaan yang lahir dari forum ini dapat menjangkau masyarakat Indonesia secara lebih luas.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Kawan GNFI Official lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Kawan GNFI Official.

KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.