siswa indonesia meraih medali emas dan perunggu di internasional geography olympiad - News | Good News From Indonesia 2026

Siswa Indonesia Meraih Medali Emas dan Perunggu di Olimpiade Internasional Geografi

Siswa Indonesia Meraih Medali Emas dan Perunggu di Olimpiade Internasional Geografi
images info

Siswa Indonesia Meraih Medali Emas dan Perunggu di Olimpiade Internasional Geografi/Kemendikdasmen


Prestasi membanggakan dibawa oleh talenta muda Indonesia di ajang internasional geography Olympiad (iGeo) yang berlangsung pada 11—17 Agustus 2026. Tim Indonesia yang diwakili oleh empat orang siswa, membawa pulang dua medali emas, satu medali perunggu, dan honorable mention poster presentation.

Dilansir dari Kemendikdasmen, Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan apresiasi kepada para siswa yang telah mempersembahkan prestasi di ajang iGeo 2026 dan juga kepada pembina, orang tua serta sekolah yang telah memberikan dukungan kepada siswa.

“Selamat untuk adik-adik yang telah memberikan kado terbaik di bulan kemerdekaan. Terima kasih kepada para pembina, sekolah, dan orang tua yang juga menguatkan sehingga meraih dua medali emas, satu medali perunggu, dan honorable mention poster presentation,” ujar Kepala Puspresnas, Irene.

baca juga

Mengenal iGeo

iGeo merupakan olimpiade geografi internasional tingkat SMA yang diselenggarakan setiap tahunannya untuk siswa terbaik berusia 16—19 tahun dari seluruh dunia. Penyelenggara olimpiade ini berada di bawah naungan Internasional Geographical Union (IGU).

Mengutip dari situs web iGeo, ajang ini terbagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu ujian tertulis (Written Response Test/WRT) 40%, multimedia (Multimedia Test/MMT) 20%, dan praktik kerja lapangan (Fieldwork Exercise/FWE) 40%. Selain itu, program ini juga mewajibkan para peserta untuk mempresentasikan poster pertimnya.

Di samping kompetisi akademik, iGeo juga memiliki program pertukaran budaya, serta memberikan ruang bagi para siswa untuk saling mengenal dan mengeksplor keistimewaan kota tuan rumah penyelenggara.

Tahun ini ajang iGeo bertempat di Istanbul, Turki dan diikuti oleh sebanyak 184 peserta dari 50 negara.

Mengikuti Pelatihan dan Seleksi Intensif

Medali emas diraih oleh Kaleb Lash Elnathan Naibaho dari SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta dan Rafif Adinata Ramadhan dari MAN 1 Pekanbaru, Riau.

Kemudian Medali perunggu diraih oleh Arkha Enzi Anagi dari SMA Labschool Kebayoran, DKI Jakarta. Selain meraih dua medali emas dan satu perunggu, tim Indonesia juga meraih Honorable Mention Poster presentation dengan judul poster “The Ronda System: The Indonesian Tradition to Keep Communities Safe.”

Sebelum membawa pulang medali emas dan perunggu dalam olimpiade internasional ini, para siswa perwakilan Indonesia sebelumnya merupakan peserta Olimpiade Sains Nasional dan meraih medali dalam ajang tersebut.

baca juga

Di balik kemenangan membawa pulang medali emas dan perunggu, keempat siswa harus melewati persiapan dan seleksi yang sangat intensif dari Pusat Pestasi Nasional (Puspresnas), Kemendikdasmen.

Setelah dinyatakan lolos, para murid mendapatkan pendampingan dari tim Pembina, yaitu Dewayany dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Asri Oktavioni Indraswari dari Universitas Indonesia (UI).

Dewayany mengatakan bahwa prestasi ini merupakan sebuah kebanggaan dan menjadi bukti jika murid Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.

Alhamdulillah, capaian ini menjadi bukti bahwa murid Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional sekaligus hasil dari proses pembinaan yang panjang dan berjenjang,” ujar Dewayany.

Kemenangan di ajang internasional ini membuktikan jika bangsa Indonesia memiliki banyak talenta-talenta muda cerdas dan berbakat. Dukungan dan pembinaan yang tepat dapat mendorong anak bangsa untuk menembus batas kemampuannya.

Prestasi ini diharapkan tidak berhenti sampai disini, tetapi menjadi awal dari lahirnya talenta-talenta muda Indonesia yang berani untuk bermimpi besar.

Momentum emas ini diharapkan dapat menjadi dorongan dan semangat untuk terus memajukan pendidikan di Indonesia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

CA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.