Keamanan pangan merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat dan perlu diterapkan secara berkelanjutan mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat, hingga sekolah. Upaya tersebut tidak cukup hanya melalui penyampaian informasi. Namun, juga membutuhkan individu yang mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat serta pengenalan keamanan pangan sejak usia sekolah.
Keterlibatan berbagai unsur masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk membangun budaya pangan aman yang dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sejalan dengan upaya tersebut, mahasiswa Tim KKNT Keamanan Pangan IPB University 2026 Desa Cihideung Udik dengan dukungan BPOM melaksanakan rangkaian program Garda Pangan Desa dan Duta Keamanan Pangan.
Kedua program memiliki sasaran yang berbeda, tetapi dirancang untuk saling mendukung. Garda Pangan Desa berfokus pada pembentukan dan penguatan Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD). Adapun Duta Keamanan Pangan diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keamanan pangan pada siswa sekolah dasar.
Program Garda Pangan Desa dilaksanakan melalui pembentukan dan pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa yang berlangsung pada 21—24 Juli 2026. Pelatihan dilaksanakan dalam lima kali pertemuan dengan melibatkan unsur keluarga, masyarakat, kesehatan, dan sekolah.
Materi yang diberikan disesuaikan dengan masing-masing kelompok kader, mencakup konsep dasar keamanan pangan, bahaya biologis, kimia, dan fisik, Lima Kunci Keamanan Pangan, CEK KLIK, penyimpanan dan pengolahan pangan yang aman, serta berbagai materi pendukung sesuai dengan peran kader di lingkungan masing-masing.
Sebanyak 10 peserta mengikuti rangkaian pelatihan Garda Pangan Desa. Evaluasi melalui pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 65,50 menjadi 98,00 atau meningkat sebesar 32,50 poin.
Pembentukan kader kemudian diperkuat melalui penerbitan Surat Keputusan Kepala Desa Cihideung Udik Nomor 100.2/11/Kpts-Kds/VII/2026 pada 24 Juli 2026.
Melalui keputusan tersebut, sebanyak 10 orang secara resmi ditetapkan sebagai Kader Keamanan Pangan Desa Cihideung Udik untuk mendukung pelaksanaan kegiatan keamanan pangan secara berkelanjutan.
Keberlanjutan Garda Pangan Desa juga diperkuat melalui penyusunan Rencana Program Keamanan Pangan Desa Cihideung Udik 2026/2027. Rencana aksi tersebut disusun untuk menjadi acuan kegiatan lanjutan bagi Kader Keluarga, Kader Masyarakat, pelaku usaha, dan Kader Sekolah.
Program yang dirancang mencakup edukasi keamanan pangan bagi keluarga dan remaja, pemanfaatan BPOM Mobile, edukasi bagi pelaku UMKM, kegiatan keamanan pangan di sekolah, serta berbagai kegiatan lain yang dapat dilaksanakan secara berkala.
Penyusunan rencana aksi ini menjadi salah satu upaya agar kegiatan keamanan pangan tetap dapat dilanjutkan setelah rangkaian KKNT berakhir.
Upaya membangun budaya keamanan pangan juga diarahkan kepada generasi muda melalui program Duta Keamanan Pangan yang dilaksanakan pada 30 Juli 2026 dan 3 Agustus 2026 di SDN Cihideung Udik 1, Desa Cihideung Udik.
Program ini menyasar siswa kelas 5 SD dengan jumlah peserta sebanyak 53 siswa. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, bimbingan teknis, serta pre-test dan post-test untuk memperkenalkan prinsip-prinsip dasar keamanan pangan dan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pangan yang aman, sehat, dan layak dikonsumsi.
Mahasiswa KKNT Keamanan Pangan IPB University 2026 bersama siswa SDN Cihideung Udik 1 dalam kegiatan edukasi dan pemilihan Duta Keamanan Pangan sebagai upaya menanamkan kesadaran pangan aman sejak dini.
Dari rangkaian kegiatan tersebut, sebanyak dua siswa ditetapkan sebagai Duta Cilik Aman Pangan. Duta Cilik diharapkan dapat menjadi pelopor keamanan pangan di lingkungan sekolah dengan membantu mengingatkan dan mengedukasi teman sebaya mengenai pentingnya memilih serta mengonsumsi pangan yang aman.
Melalui pendekatan ini, edukasi keamanan pangan tidak hanya diberikan kepada siswa sebagai peserta kegiatan, tetapi juga diharapkan dapat terus disebarluaskan melalui peran Duta Cilik di lingkungan sekolah.
Kolaborasi antara mahasiswa KKNT Keamanan Pangan IPB University 2026, BPOM, pemerintah desa, masyarakat, dan pihak sekolah, diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya keamanan pangan yang semakin mandiri dan berkelanjutan di Desa Cihideung Udik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


