Perkembangan sektor pariwisata di era digital menuntut strategi promosi yang kreatif dan tepat sasaran. Hal inilah yang menjadi fokus utama proyek "On The Map – Sustainable Local Tourism Promotion" yang dijalankan oleh AIESEC in Unila bersama ASEAN Resort – Onsen & Spa, Vietnam, sebagai mitra utama. Kolaborasi ini melibatkan Rafly Aditya Salsabil Sihaloho, mahasiswa Administrasi Bisnis Universitas Lampung angkatan 2024, sebagai salah satu volunteer.
Proyek ini merupakan bagian dari program Outgoing Global Volunteer (OGV) yang secara rutin digagas AIESEC in Unila untuk membuka kesempatan bagi mahasiswa Universitas Lampung terlibat langsung dalam isu-isu global.
Melalui skema ini, mahasiswa tidak hanya belajar dari sisi teori, tetapi juga terjun langsung menghadapi tantangan nyata di lapangan, khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata berkelanjutan di negara mitra.
Proyek yang berlangsung selama kurang lebih enam minggu, sejak 20 Juni—3 Agustus 2026, ini berfokus pada peningkatan visibilitas resort melalui pembuatan konten digital dan promosi di media sosial.
Tidak hanya untuk menarik wisatawan internasional, upaya ini juga bertujuan memperkenalkan fasilitas dan daya tarik resort kepada masyarakat lokal, sehingga dapat mendukung peluang ekonomi dan pariwisata di sekitar kawasan tersebut. Hal tersebut sejalan dengan capaian SDGs poin 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.
Di tengah persaingan promosi digital yang semakin ketat, kehadiran konten yang autentik dan relevan menjadi salah satu kunci untuk menarik perhatian calon wisatawan.
Melalui proyek ini, ASEAN Resort – Onsen & Spa berupaya menghadirkan konten yang tidak hanya menonjolkan fasilitas resort. Namun, juga suasana dan pengalaman menginap yang ditawarkan, sehingga dapat membangun kedekatan emosional dengan audiens di media sosial.
Proses produksi konten dilakukan secara sistematis. Rafly terlebih dahulu melakukan observasi langsung ke berbagai area resort, termasuk fasilitas, destinasi wisata di sekitarnya, hingga area pelayanan, sembari mengambil dokumentasi foto dan video
Hasil observasi tersebut kemudian didiskusikan bersama manager resort untuk menentukan konsep dan jenis konten yang paling relevan untuk dipromosikan.
Setelah konsep disepakati, konten dikembangkan dan diedit secara kolaboratif bersama fellow volunteer sebelum akhirnya dipublikasikan melalui kanal media sosial resort.
Proses ini tidak berhenti begitu saja, sebab setiap minggu Rafly dan para manager melakukan evaluasi bersama untuk menilai efektivitas konten yang telah dipublikasikan, menerima masukan langsung, sekaligus merumuskan strategi konten untuk periode berikutnya.
Pola kerja mingguan ini memungkinkan tim untuk terus menyesuaikan pendekatan promosi berdasarkan respons audiens secara real-time.
"Pengalaman ini juga membantu saya memahami bagaimana promosi digital dapat digunakan untuk mendukung perkembangan pariwisata lokal," ujar Rafly.
Dirinya menambahkan bahwa proses evaluasi mingguan bersama manager menjadi salah satu bagian yang paling berharga dalam perjalanannya mengikuti proyek ini. Sebab itu, dengan melaluinya ia belajar untuk menerima kritik secara terbuka sekaligus mengasah kemampuannya dalam merumuskan strategi konten yang lebih matang dari waktu ke waktu.
Selain berfokus pada aspek promosi, Rafly turut dilibatkan langsung dalam operasional harian resort, mulai dari menyambut tamu hingga membantu staf restoran merapikan dan membersihkan meja.
Keterlibatan ini memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai industri hospitality secara langsung, sekaligus melatih kemampuan volunteer untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.
Pengalaman langsung di lapangan ini turut memperkaya pemahamannya mengenai bagaimana sebuah bisnis pariwisata beroperasi secara menyeluruh, mulai dari sisi pelayanan tamu hingga strategi pemasarannya.
Melalui rangkaian kegiatan dan evaluasi mingguan yang konsisten, proyek On The Map berkontribusi dalam meningkatkan awareness terhadap ASEAN Resort – Onsen & Spa di kalangan wisatawan lokal maupun internasional.
Konsistensi dalam memproduksi dan mengevaluasi konten menjadi bukti bahwa strategi promosi digital yang efektif tidak dapat dibangun secara instan, melainkan memerlukan proses belajar dan penyesuaian yang berkelanjutan.
Pengalaman Rafly dalam proyek On The Map menunjukkan bahwa kontribusi terhadap pariwisata berkelanjutan dapat dimulai dari langkah sederhana, termasuk melalui sebuah konten digital.
Melalui program Global Volunteer, AIESEC in Unila terus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk membawa kemampuan mereka ke tingkat global, sekaligus menciptakan dampak nyata terhadap lingkungan sekitar, baik bagi mitra yang dibantu maupun bagi pengembangan diri mahasiswa itu sendiri.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


