ppko himakova ajak siswa desa malasari belajar konservasi lewat permainan edukatif - News | Good News From Indonesia 2026

PPKO HIMAKOVA Ajak Siswa Desa Malasari Belajar Konservasi lewat Permainan Edukatif

PPKO HIMAKOVA Ajak Siswa Desa Malasari Belajar Konservasi lewat Permainan Edukatif
images info

Dokumentasi Game Interaktif "Monopoli" Seputar Mencegah dan Menanggulangi Bencana


Mengenalkan konservasi sejak dini menjadi salah satu langkah penting untuk menumbuhkan kepedulian anak terhadap lingkungan. Melalui program Kabayan Nyakola PPK Ormawa HIMAKOVA, siswa di Desa Malasari diajak mengenal lebih dekat arti penting menjaga alam melalui pembelajaran “Sahabat Alam: Mengenal Konservasi Sejak Dini” yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Pada pembelajaran ini, siswa diperkenalkan dengan konsep konservasi sebagai upaya menjaga, melindungi, dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana agar tetap lestari.

Siswa diajak memahami bahwa konservasi tidak hanya dilakukan di hutan atau kawasan konservasi, tetapi juga dapat dimulai dari lingkungan terdekat melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui materi yang diberikan, siswa belajar mengenai pentingnya menjaga tumbuhan, satwa, air, udara, dan lingkungan sekitar. Berbagai contoh tindakan sederhana juga diperkenalkan, seperti menanam dan merawat pohon, menghemat air dan listrik, membuang sampah pada tempatnya, membersihkan lingkungan, serta tidak merusak tumbuhan dan mengganggu satwa liar.

baca juga

Dari kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan.

Agar pembelajaran semakin menarik, siswa juga diajak mengikuti aktivitas “Tebak Gambar: Lestarikan atau Rusak?”. Dalam permainan ini, peserta mengamati berbagai gambar aktivitas manusia yang berkaitan dengan lingkungan, kemudian menentukan apakah tindakan tersebut termasuk kegiatan yang mendukung konservasi atau justru dapat merusak lingkungan.

Siswa juga diminta menjelaskan alasan dari pilihan mereka sehingga kegiatan tidak hanya menguji pengetahuan, tetapi juga melatih kemampuan berpikir dan menyampaikan pendapat.

Keseruan pembelajaran dilanjutkan melalui game edukatif berbentuk permainan monopoli konservasi. Permainan ini dirancang dengan berbagai kotak yang berisi tantangan seputar lingkungan dan konservasi.

Setiap kelompok atau pemain harus mengikuti instruksi pada kotak yang mereka dapatkan, mulai dari menjawab pertanyaan, menyebutkan contoh tindakan konservasi, hingga melakukan tantangan sederhana yang berkaitan dengan kepedulian terhadap alam.

Melalui permainan monopoli tersebut, siswa dapat belajar sambil bermain dan berinteraksi dengan teman-temannya. Tantangan yang diberikan membuat mereka kembali mengingat materi yang telah dipelajari dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan.

Selain menambah pengetahuan tentang konservasi, permainan ini juga mendorong kerja sama, keberanian, komunikasi, serta sportivitas antarsiswa. Melalui keseruan permainan tersebut juga, siswa diharapkan dapat lebih memahami isi materi yang telah dijelaskan.

baca juga

Pembelajaran juga mengajak peserta memahami bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat tinggi dan menjadi rumah bagi berbagai jenis tumbuhan dan satwa.

Ketika habitat mengalami kerusakan, berbagai makhluk hidup dapat kehilangan tempat tinggalnya. Oleh karena itu, menjaga lingkungan di sekitar kita merupakan salah satu langkah sederhana untuk turut menjaga keberlangsungan kehidupan di alam.

Di akhir kegiatan, siswa diajak melakukan refleksi mengenai apa yang telah mereka pelajari dan tindakan apa yang dapat mulai dilakukan setelah pembelajaran.

Siswa didorong untuk memilih kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan, seperti membuang sampah pada tempatnya, merawat tanaman, menghemat air, atau menjaga kebersihan lingkungan rumah dan sekolah.

Melalui Kabayan Nyakola 4, konservasi tidak lagi hanya dipahami sebagai istilah yang berkaitan dengan hutan dan satwa, tetapi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan belajar melalui gambar, diskusi, dan permainan monopoli edukatif, siswa Desa Malasari diajak untuk mengenal alam, memahami pentingnya menjaga lingkungan, dan mulai menjadi Sahabat Alam sejak dini.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.