sound horeg di tengah perdebatan hiburan budaya atau gangguan - News | Good News From Indonesia 2026

Sound Horeg di Tengah Perdebatan: Hiburan, Budaya, atau Gangguan?

Sound Horeg di Tengah Perdebatan: Hiburan, Budaya, atau Gangguan?
images info

Sumber: Koleksi Pribadi


Perkembangan budaya populer melahirkan berbagai bentuk hiburan yang tumbuh dari kreativitas masyarakat. Salah satu fenomena yang semakin menarik perhatian adalah sound horeg, terutama di Jawa Timur.

Perangkat pengeras suara berukuran besar, dentuman musik yang kuat, serta antusiasme masyarakat menjadikan sound horeg lebih dari sekadar hiburan.

Fenomena ini berkembang menjadi bagian dari kehidupan sosial yang menghadirkan ruang berkumpul, berekspresi, dan menikmati musik bersama. Pada saat yang sama, suara yang dihasilkan juga memunculkan perdebatan karena tidak semua masyarakat merasa nyaman dengan keberadaannya.

Bagi sebagian masyarakat, sound horeg merupakan bentuk hiburan yang mampu menciptakan suasana meriah dalam berbagai kegiatan. Pertunjukan sound horeg sering kali menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai kelompok usia, khususnya anak muda.

Musik, visual, dan kekuatan suara menciptakan pengalaman hiburan yang berbeda dari pertunjukan musik pada umumnya. Antusiasme penonton menunjukkan bahwa sound horeg memiliki daya tarik tersendiri dan telah memperoleh tempat dalam kehidupan masyarakat.

baca juga

Persoalan muncul ketika suara keras yang menjadi ciri khas sound horeg mulai mengganggu lingkungan sekitar. Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi pertunjukan dapat mengalami ketidaknyamanan ketika kegiatan berlangsung dalam waktu lama atau menggunakan volume suara yang berlebihan.

Bagi mereka yang tidak menikmati jenis hiburan tersebut, dentuman musik bukan lagi sebuah hiburan, melainkan gangguan terhadap aktivitas dan ketenangan sehari-hari.

Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa sound horeg tidak dapat dilihat hanya dari satu sisi. Fenomena ini dapat menjadi hiburan sekaligus bagian dari perkembangan budaya populer masyarakat. Namun, keberadaannya juga dapat menimbulkan persoalan sosial apabila pelaksanaannya mengabaikan kenyamanan masyarakat sekitar.

Perspektif budaya membuat fenomena sound horeg menjadi semakin menarik untuk dibicarakan. Kebudayaan tidak selalu berbentuk kesenian tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Perubahan teknologi, selera masyarakat, dan perkembangan industri hiburan turut melahirkan bentuk-bentuk ekspresi budaya baru.

Sound horeg menjadi salah satu contoh bagaimana masyarakat memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman hiburan yang sesuai dengan selera dan kebutuhan mereka.

Masyarakat dalam fenomena ini tidak hanya berperan sebagai penonton atau konsumen budaya. Mereka juga menjadi bagian dari proses penciptaan budaya populer. Penggunaan perangkat suara, pemilihan musik, kreativitas dalam pertunjukan, hingga terbentuknya komunitas penggemar menunjukkan adanya proses sosial yang lebih kompleks. Sound horeg kemudian memiliki makna sebagai ruang interaksi, ekspresi, dan identitas kelompok.

Perubahan tersebut juga memperlihatkan pergeseran cara masyarakat menikmati hiburan. Musik tidak lagi sekadar didengarkan melalui perangkat pribadi atau dinikmati dalam ruang pertunjukan yang terbatas.

Pengalaman menikmati musik dapat dibangun melalui suara yang kuat, visual yang menarik, dan kerumunan masyarakat. Semakin besar skala pertunjukan, semakin kuat pula pengalaman kolektif yang dirasakan oleh penonton.

Kebebasan berekspresi tetap membutuhkan batas ketika berlangsung di ruang publik. Setiap masyarakat memiliki hak untuk menikmati hiburan, tetapi masyarakat lain juga memiliki hak untuk memperoleh kenyamanan.

Ruang publik digunakan oleh orang-orang dengan kebutuhan dan selera yang berbeda. Sebagian ingin menikmati pertunjukan, sementara sebagian lainnya membutuhkan ketenangan untuk beristirahat, belajar, bekerja, atau menjalankan aktivitas sehari-hari.

Kondisi tersebut membuat perdebatan mengenai sound horeg seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan apakah fenomena ini merupakan budaya atau gangguan.

Persoalan yang lebih penting adalah mencari titik temu antara kebutuhan untuk berekspresi dan kepentingan masyarakat luas. Penyelenggara dapat mempertimbangkan lokasi, waktu, durasi, serta tingkat volume suara agar pertunjukan tetap berlangsung tanpa mengabaikan lingkungan sekitar.

Masyarakat yang menikmati sound horeg pun perlu memahami bahwa selera hiburan tidak selalu sama. Sebaliknya, masyarakat yang merasa terganggu dapat melihat fenomena tersebut secara lebih terbuka sebagai salah satu bentuk perkembangan ekspresi budaya. Sikap saling memahami diperlukan agar perbedaan selera tidak berubah menjadi konflik sosial.

baca juga

Perdebatan mengenai sound horeg pada akhirnya memperlihatkan adanya proses negosiasi antara kebebasan berekspresi dan kepentingan bersama. Keinginan untuk menikmati hiburan dan mempertahankan ruang ekspresi perlu berjalan beriringan dengan kebutuhan masyarakat untuk memperoleh ketenangan. Keduanya bukan sesuatu yang harus dipertentangkan secara mutlak.

Sound horeg tidak perlu buru-buru ditempatkan sebagai sesuatu yang sepenuhnya positif ataupun negatif. Fenomena ini merupakan bagian dari perkembangan budaya populer yang masih terus mencari bentuk dan penerimaan di tengah masyarakat.

Keberadaannya dapat tetap menjadi hiburan dan ekspresi budaya selama pelaksanaannya mempertimbangkan aturan serta hak masyarakat lain.

Budaya yang berkembang tidak hanya dapat dinilai dari seberapa meriah sebuah pertunjukan berlangsung. Kemampuan suatu bentuk budaya untuk hidup berdampingan dengan masyarakat yang memiliki perbedaan selera juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.

Sound horeg dapat terus berkembang sebagai fenomena budaya populer, tetapi perkembangannya akan lebih bermakna apabila kebebasan berekspresi berjalan bersama tanggung jawab sosial.

Persoalannya bukan semata-mata tentang seberapa keras suara sound horeg terdengar. Persoalan yang lebih penting adalah seberapa jauh masyarakat mampu menikmati kebebasan berekspresi tanpa melupakan hak orang lain untuk mendapatkan kenyamanan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

TA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.