Klitih, Selasa (4/8/2026), suasana Gedung Olahraga (GOR) Serbaguna Desa Klitih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, tampak berbeda dari biasanya. Bukan gemuruh sorak penonton pertandingan yang memenuhi ruangan, melainkan riuh rendah suara warga dari berbagai usia balita yang digendong sang ibu, lansia yang berjalan perlahan bertumpu tongkat yang datang dengan satu tujuan yang sama: menjaga kesehatan diri dan keluarga.
Hari itu, Puskesmas setempat bersama jajarannya turun langsung menyelenggarakan kegiatan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer) dan CKG (Cek Kesehatan Gratis), sebuah program yang dirancang untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari generasi termuda hingga generasi yang telah menua bersama waktu.
Kehadiran tenaga medis dari berbagai lini turut menjadi penanda betapa seriusnya perhatian yang diberikan terhadap kesehatan warga Desa Klitih. Dokter Ninda hadir sebagai dokter umum yang siap memeriksa keluhan kesehatan warga, drg. Rahayu turut serta memberikan pelayanan kesehatan gigi, sementara Bidan Lastri, selaku bidan desa Klitih, memimpin jalannya pelayanan bagi ibu dan anak dengan penuh dedikasi.
Rangkaian pemeriksaan kesehatan yang disediakan hari itu begitu beragam, mencerminkan upaya menyeluruh dalam menjaga kesehatan setiap tahap kehidupan. Bagi para balita, dilakukan penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan guna memantau tumbuh kembang mereka, disertai pemberian vitamin A yang menjadi asupan penting bagi daya tahan tubuh anak-anak di usia emas mereka.
Sementara itu, para lansia yang hadir mendapatkan pelayanan pengecekan gula darah, sebuah langkah preventif untuk mendeteksi dini risiko penyakit yang kerap menghampiri di usia senja. Tak hanya sebatas pemeriksaan, pihak Puskesmas turut menyediakan obat-obatan bagi warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan, memastikan bahwa setiap keluhan yang disampaikan tidak pulang tanpa penanganan.
Di tengah padatnya rangkaian kegiatan tersebut, kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kelancaran acara.
Para mahasiswa turut ambil bagian dalam berbagai tugas teknis, mulai dari menimbang berat badan balita, mengukur tinggi badan balita maupun lansia, hingga mencatat registrasi para peserta yang hadir. Peran-peran kecil namun krusial ini menjadi penopang penting yang memungkinkan pelayanan kesehatan berjalan dengan tertib dan efisien, di tengah jumlah peserta yang tak sedikit.
Menyaksikan kontribusi aktif para mahasiswa sepanjang jalannya kegiatan, Bidan Lastri selaku bidan desa Klitih menyampaikan rasa terima kasih yang tulus. Ia mengungkapkan apresiasi mendalam atas kolaborasi dan bantuan yang diberikan mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, yang menurutnya turut meringankan beban tugas para tenaga medis sekaligus mempercepat proses pelayanan kepada warga.
Kolaborasi antara mahasiswa dan tenaga kesehatan ini menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian terhadap kesehatan masyarakat bukanlah tanggung jawab satu pihak semata, melainkan buah dari kerja sama yang saling menguatkan.
Kegiatan Posyandu ILP dan CKG di Desa Klitih ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa pelayanan kesehatan yang menyeluruh dapat hadir hingga ke pelosok desa, menjangkau setiap generasi tanpa terkecuali. Dari balita yang baru mengenal dunia hingga lansia yang telah menempuh perjalanan panjang kehidupan, semua mendapatkan perhatian yang sama perhatian yang lahir dari sinergi antara tenaga medis, pemerintah, dan generasi muda yang peduli terhadap masa depan kesehatan masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat Desa Klitih akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin dapat terus tumbuh, sejalan dengan harapan bahwa kolaborasi lintas sektor semacam ini dapat terus berlanjut demi kesejahteraan bersama.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


