Pohon trembesi, penyaring karbondioksida terbanyak dari pohon lainnya, foto: Tanisejahtera
Sobat EBT Heroes! Tahukah Sobat bahwa pohon memiliki peran sangat penting dalam mengurangi emisi karbon di udara, membantu menekan polusi, serta menjaga keseimbangan ekosistem? Melalui proses fotosintesis, pohon menyerap karbondioksida (CO₂) dan menyimpannya dalam bentuk biomassa seperti batang, daun, dan akar. Namun, tidak semua pohon memiliki kemampuan serapan karbon yang sama.
Beberapa jenis pohon terbukti memiliki daya serap CO₂ yang jauh lebih tinggi dibandingkan jenis lainnya. Umumnya, pohon penyerap karbon yang baik memiliki karakteristik seperti tumbuh cepat, berdaun lebat, memiliki biomassa besar, berumur panjang, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan. Kombinasi karakteristik tersebut membuatnya efektif sebagai solusi alami pengurangan emisi karbon.
Lalu, bagaimana dengan pohon sawit? Meski sawit juga menyerap karbon, kemampuannya relatif lebih kecil dibandingkan pohon-pohon besar. Selain itu, perluasan perkebunan sawit kerap menggantikan hutan alami yang memiliki keanekaragaman hayati dan kapasitas serapan karbon jauh lebih tinggi.
Karbon dioksida salah satu gas yang berdampak pada efek rumah kaca, foto: Freepik
Baca Selengkapnya

