Pasbana- Di dapur orang Minang, bawang merah bukan sekadar bumbu. Ia penentu rasa, penanda selera, bahkan kadang pemicu emosi—terutama saat harganya melonjak. Dari sekian banyak bawang merah di pasar, ada satu nama yang belakangan ini selalu disebut dengan nada agak hormat: Bawang Merah Alahan Panjang.
Datangnya dari dataran tinggi Alahan Panjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat—sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut—bawang merah ini tumbuh di udara dingin, tanah subur, dan tangan-tangan petani yang sudah turun-temurun paham betul urusan umbi.


