rindu jam dinding kisah pilu korban banjir aceh tamiang Wb2cTw - News | Good News From Indonesia 2026

Rindu Jam Dinding: Kisah Pilu Korban Banjir Aceh Tamiang

Rindu Jam Dinding: Kisah Pilu Korban Banjir Aceh Tamiang
images info

TAMIANG | SAGOE TV – Banjir bandang telah melumat rumah Abu Bakar (57) dan Darnila (47). Air bah itu datang tanpa salam menyapu semua harta benda tanpa sisa, satu-satunya yang berhasil diselamatkan hanya baju di badan.

Pasangan suami-istri warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, itu kini tinggal dalam gubuk berdinding triplek, beberapa bagian ditambal dengan terpal dan spanduk. Ketika malam hari, tempias hujan dan angin kerap menyelimuti.

Abu Bakar dan Darnila beserta anak-anaknya sampai saat ini masih tidur dalam kondisi gelap. Sudah 44 hari pascabencana suplai listrik belum mengalir ke desa mereka. Satu-satunya bantuan penerangan hany berasal dari mesin genset walaupun terbatas.

“Kondisinya sudah mulai membaik, bantuan sudah mulai banyak. Bantuan sembako tapi, seperti beras, telor, umumnya bahan panganlah. Kalau alat dapur masik kurang, belum ada. Priuk gitu masih kurang sekali,” kata Darnila saat dihubungi Sagoe TV, Jumat (9/1/2026).

Darnila menyebutkan, kondisi warga Desa Sekumur saat ini masih tinggal dalam tenda. Untuk bantuan MCK, sumur bor, hingga air bersih sudah mulai masuk.

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.