Kendari – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Sulawesi Tenggara (Sultra). Safril (@safriil) seorang aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Perkebunan dan Hortikultura (Disbunhorti) Pemprov Sultra, meraih penghargaan Best Research Innovation Project pada ajang International Volunteering and Youth Fellowship (IVYF) Chapter Malaysia-Singapore, Kamis (15/1/2026).
Penghargaan tersebut diraih Safril melalui International SDGs Competition setelah mempresentasikan inovasi riset berjudul pengembangan biopestisida berbasis mycovirus untuk mengatasi penyakit busuk buah kakao di Sultra.
“Inovasi ini saya angkat sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mendorong pertanian berkelanjutan dan memperkuat hilirisasi sektor perkebunan di Sultra,” kata Safril saat dihubungi Kendariinfo, Sabtu (17/1).
ASN di Disbunhorti Sultra, Safril yang meraih penghargaan Best Research Innovation Project pada ajang International Volunteering and Youth Fellowship (IVYF) Chapter Malaysia-Singapore. Foto: Istimewa.
Inovasi biopestisida berbasis mycovirus dinilai unggul karena menawarkan solusi yang efektif sekaligus ramah lingkungan dalam menekan serangan jamur Phytophthora palmivora pada tanaman kakao. Riset ini sejalan dengan visi Disbunhorti Sultra dalam membangun sektor perkebunan berkelanjutan.
Baca Selengkapnya

