PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan 124 Water Station di 58 stasiun sebagai fasilitas air minum gratis bagi pelanggan. Hingga Semester I 2026, layanan ini mendukung 29,86 juta pelanggan KA Jarak Jauh dan Lokal sekaligus mendorong pengurangan sampah plastik sekali pakai.
Berdasarkan estimasi KAI, apabila 10 persen pelanggan memanfaatkan fasilitas tersebut satu kali, potensi pengurangan penggunaan botol plastik mencapai sekitar 2,99 juta botol atau setara 1,79 juta liter air isi ulang selama enam bulan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan peningkatan jumlah pelanggan harus diimbangi dengan fasilitas yang memberikan manfaat langsung.
“Sebanyak 29,86 juta pelanggan menggunakan layanan KA Jarak Jauh dan Lokal KAI selama enam bulan pertama 2026. Di tengah besarnya mobilitas tersebut, akses terhadap air minum menjadi fasilitas sederhana yang sangat berguna. Pelanggan dapat mengisi kembali tumbler atau botol minumnya sebelum menaiki kereta api maupun melanjutkan perjalanan,” ujar Anne.
Anne menegaskan angka tersebut merupakan estimasi potensi, bukan realisasi penggunaan. Menurutnya, kebiasaan membawa tumbler dapat memberi dampak besar bagi lingkungan jika dilakukan bersama.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


