Bakiak adalah sebutan untuk sandal yang terbuat dari kayu dan biasanya kerap dijadikan cabang lomba saat acara HUT Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus.
Belum diketahui sejak kapan bakiak ada, tetapi bakiak diyakini menerima pengaruh besar dari budaya Cina yang ada di Indonesia. Ada juga pendapat lain yang menyebut kalau bakiak berasal dari Jepang karena kemiripan bentuknya dengan sandal kayu geta khas negeri sakura itu.
Lantas, mengapa bakiak untuk lomba 17 Agustus ukurannya jauh lebih panjang dibanding sandal kayu normal?
Hal ini karena permainan bakiak sengaja didesain sebagai permainan kelompok. Biasanya dalam satu tim terdiri dari 3 hingga 4 orang pemain.
Selain menghibur, permainan tradisional bakiak bermanfaat untuk melatih kerja sama, koordinasi, dan kekompakan, selaras dengan nilai-nilai yang dibawa di balik kisah kemerdekaan RI.
Di samping itu, bakiak yang dimainkan berkelompok dapat membantu menumbuhkan solidaritas dan melatih kemampuan bersosialisasi anak-anak sejak dini.
Tidak berhenti pada manfaat-manfaat di atas, permainan tradisional bakiak pun bisa melatih kemampuan fisik pemainnya. Para pemain harus menjaga keseimbangan sembari menjaga kecepatan agar tetap bisa berpacu dengan tim lain. Itu yang membuat fisik anak-anak lebih terasah melalui permainan sederhana ini.
Dari ragam manfaat mulai dari melatih kerja sama, solidaritas, hingga meningkatkan kemampuan fisik anak-anak, tak mengherankan jika bakiak kerap dijadikan salah satu cabang lomba HUT RI 17 Agustus.
Artikel asli ditulis oleh Irfan Jumadil Aslam.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


