Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru tengah mendorong pembukaan rute penerbangan internasional langsung menuju Bangkok, Thailand. Langkah ini diambil untuk memfasilitasi tingginya volume penumpang asal Riau yang selama ini harus transit melalui Kuala Lumpur atau Singapura untuk menuju Negeri Gajah Putih tersebut.
Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru kini sedang berupaya agar masyarakat Pekanbaru bisa terbang langsung ke Bangkok tanpa perlu transit lama di negara tetangga. Berdasarkan survei internal pihak bandara, potensi penumpang menuju Thailand tergolong sangat besar sehingga peluang ini dinilai layak untuk segera digarap oleh maskapai penerbangan.
Executive General Manager Bandara SSK II, Achmad, menyebutkan bahwa selama ini warga Pekanbaru cenderung menggunakan Kuala Lumpur sebagai titik transit utama sebelum melanjutkan perjalanan ke Bangkok. Dengan adanya rute langsung, efisiensi waktu perjalanan tentu akan meningkat drastis.
“Kami melihat banyak penumpang Pekanbaru yang ingin ke Thailand. Sekarang ini mereka terbang ke sana lewat Kuala Lumpur. Ini menjadi peluang yang bisa dikembangkan dengan membuka rute langsung.” kata Achmad, Executive General Manager Bandara SSK II.
Pihak bandara menyarankan maskapai untuk memulai rute ini dengan frekuensi 2 hingga 3 kali seminggu, tidak harus setiap hari, guna melihat respons pasar terlebih dahulu.
Saat ini, 15% penumpang di SSK II adalah penumpang internasional yang mayoritas tujuannya masih berkutat di Kuala Lumpur dan Singapura, baik untuk wisata, bisnis, maupun keperluan umrah.
Selama periode libur Natal dan Tahun Baru, penerbangan internasional meningkat dari rata-rata 8 penerbangan menjadi 13 penerbangan per hari, yang dilayani oleh maskapai seperti AirAsia, Scoot, dan Batik Air Malaysia.
Pembukaan rute ini diharapkan dapat memperkuat posisi Pekanbaru sebagai gerbang internasional di bagian tengah Sumatra, sehingga mobilitas masyarakat untuk berwisata maupun berbisnis ke luar negeri menjadi lebih mudah dan terjangkau.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


