Apakah buah mundu dan kesemek sama? Jawabannya adalah tidak, buah mundu dan kesemek bukan buah yang sama meskipun sekilas tampak memiliki kemiripan warna.
Buah mundu merupakan buah lokal khas Indonesia yang dikenal dengan rasa manis keasaman yang menyegarkan, sedangkan kesemek adalah buah populer asal Asia Timur yang terkenal dengan tekstur renyah serta rasa manis khasnya.
Kedua buah ini tergolong ke dalam keluarga tanaman yang sangat berbeda. Buah mundu memiliki nama ilmiah Garcinia dulcis dari keluarga Clusiaceae, sedangkan kesemek memiliki nama ilmiah Diospyros kaki dari keluarga Ebenaceae.
\Perbedaan keluarga botani ini menandakan bahwa struktur organ, sifat fisiologis, serta silsilah evolusi kedua tanaman sama sekali tidak berkerabat dekat.
Memahami perbedaan buah mundu dan kesemek dapat diawali dari bentuk fisiknya. Buah mundu berbentuk bulat lonjong polos berdiameter 5-8 sentimeter tanpa kelopak besar, sementara kesemek berbentuk bulat pipih menyerupai tomat dengan kelopak bunga menempel kuat di bagian pangkal atas.
Dari segi tampilan kulit dan daging, mundu matang berwarna kuning cerah hingga jingga mengilap dengan daging lembut berair. Sementara itu, kulit kesemek berwarna oranye kemerahan dan kerap dilapisi serbuk putih halus hasil perendaman air kapur. Daging kesemek juga memiliki tekstur lebih padat dan renyah menyerupai buah apel.
Kebingungan masyarakat mengenai kedua buah ini umumnya bersumber dari kemiripan corak warna kulit serta ukuran buah saat dipajang di lapak pedagang. Kendati demikian, persepsi visual dan penamaan daerah tentu tidak bisa dijadikan acuan tunggal untuk menentukan identitas botani suatu tanaman.
Bagi Kawan GNFI yang ingin membedakannya secara praktis, cukup ingat bahwa mundu terasa manis-asam dengan kulit mengilap dan daging lembut. Di sisi lain, kesemek menawarkan rasa manis pekat, berkulit serbuk putih, serta bertekstur renyah.
Mengenal keberagaman buah lokal Nusantara seperti mundu tidak hanya memperluas wawasan keanekaragaman hayati, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga atas kekayaan flora Indonesia.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


