Memasuki awal tahun 2026, para pemilik kendaraan mendapatkan kabar baik dengan adanya penurunan harga BBM secara serentak di berbagai SPBU. Langkah ini mencakup hampir seluruh jenis bahan bakar non-subsidi, sedangkan untuk BBM subsidi, pemerintah memutuskan tidak melakukan perubahan tarif.
Di SPBU Pertamina, harga Pertamax (RON 92) kini lebih terjangkau di angka Rp12.350 per liter, turun dari harga sebelumnya Rp12.750. Penurunan paling signifikan terlihat pada jenis solar non-subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex yang masing-masing mengalami penyesuaian hingga lebih dari seribu rupiah per liter.
Berikut perbandingan harga BBM non-subsidi terbaru di berbagai operator per 1 Januari 2026:
- Pertamina: Pertamax (Rp12.350), Pertamax Turbo (Rp13.400), Pertamina Dex (Rp13.600).
- Shell: Shell Super (Rp12.700), Shell V-Power (Rp13.190), Shell V-Power Diesel (Rp13.860).
- BP-AKR: BP 92 (Rp12.500), BP Ultimate (Rp13.190), BP Ultimate Diesel (Rp13.860).
- Vivo: Revvo 92 (Rp12.700), Diesel Primus Plus (Rp13.610).
Penurunan harga ini juga diikuti oleh penyedia swasta seperti Shell dan BP-AKR yang mengoreksi harga produk unggulan mereka agar tetap kompetitif. Sebagai contoh, Shell V-Power dan BP Ultimate kini dibanderol dengan harga yang sama persis di angka Rp13.190 per liter.
Sementara itu, bagi masyarakat pengguna BBM subsidi, harga dipastikan tidak berubah. Pertalite masih tetap di angka Rp10.000 per liter dan Biosolar di level Rp6.800 per liter.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


