indonesia stop impor beras gula dan jagung sepanjang 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Indonesia Stop Impor Beras, Gula, dan Jagung Sepanjang 2026

Indonesia Stop Impor Beras, Gula, dan Jagung Sepanjang 2026
images info

Dok. Canva


Badan Pangan Nasional memutuskan untuk tidak melakukan pengadaan luar negeri atau impor untuk tiga komoditas strategis yaitu beras, gula konsumsi, dan jagung pakan. Keputusan ini diambil berdasarkan hitungan matang neraca pangan yang menunjukkan ketersediaan stok nasional kita berada dalam posisi yang sangat aman.

Kepercayaan diri pemerintah ini bukan tanpa alasan. Beras, misalnya, memiliki stok limpahan dari tahun 2025 sebesar 12,529 juta ton. Angka ini mencakup cadangan yang dikelola Bulog sebesar 3,248 juta ton. Dengan konsumsi bulanan masyarakat sekitar 2,59 juta ton, stok awal tahun saja sebenarnya sudah cukup untuk mengamankan perut rakyat selama hampir lima bulan ke depan tanpa panen baru sekalipun.

Berikut rincian kondisi "benteng" pangan kita untuk tahun ini:

  • Beras: Estimasi produksi 2026 mencapai 34,7 juta ton. Dengan stok awal yang melimpah, Indonesia bahkan diprediksi bisa melakukan ekspor kecil sekitar 71 ton, dengan stok akhir tahun yang semakin kokoh di angka 16 juta ton.

  • Jagung Pakan: Memiliki sisa stok 4,5 juta ton. Produksi tahun ini diperkirakan tembus 18 juta ton, sehingga kebutuhan peternak dipastikan aman tanpa pasokan impor.

  • Gula Konsumsi: Stok yang ada mampu memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan. Produksi nasional tahun ini diestimasikan mencapai 2,72 juta ton.

  • Selain ketiga komoditas tersebut, Indonesia juga mempertahankan status swasembada untuk bawang merah, cabai, telur, dan daging ayam yang produksinya terus konsisten melampaui kebutuhan konsumsi tahunan. Keberhasilan petani dan peternak lokal dalam menjaga ritme produksi inilah yang membuat pemerintah berani mengambil langkah mufakat untuk menutup keran impor.

     

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.