KAI Group mencatat 3.682.783 pelanggan menggunakan layanan kereta api dan LRT yang terhubung dengan bandara di berbagai wilayah Sumatra selama Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut berasal dari layanan KA Srilelawangsa, LRT Sumsel, dan KA Minangkabau Ekspres.
LRT Sumsel menjadi penyumbang pelanggan terbesar dengan 1.815.017 pelanggan. Sementara itu, KA Srilelawangsa melayani 1.775.765 pelanggan dan KA Minangkabau Ekspres melayani 92.001 pelanggan.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan integrasi transportasi publik menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat menuju bandara.
“Bandara dan stasiun adalah dua simpul penting dalam perjalanan masyarakat. Ketika keduanya terhubung, akses menuju pekerjaan, pendidikan, layanan kesehatan, dan pariwisata menjadi lebih terbuka. KAI Group memperkuat peran kereta api dan LRT sebagai penghubung mobilitas yang aman, nyaman, dan terintegrasi,” kata Anne.
Menurutnya, layanan kereta api dan LRT yang terhubung dengan bandara tidak hanya mempermudah perjalanan udara, tetapi juga memperkuat konektivitas kawasan perkotaan, pusat ekonomi, daerah penyangga, hingga destinasi wisata di berbagai wilayah Sumatra.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


