Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengumumkan penyesuaian tarif tiket masuk Museum Nasional Indonesia. Kebijakan baru ini memberikan keringanan bagi kelompok tertentu.
"Kecuali mungkin kepada disabilitas, berusia lanjut, dan juga anak yatim piatu itu juga bebas (gratis)," ujar Fadli Zon dikutip dari Antara.
Selain itu, pelajar dan grup juga mendapatkan harga spesial. Kebijakan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus upaya meningkatkan nilai kunjungan museum.
Fadli Zon menilai tarif museum di Indonesia masih sangat terjangkau.
"Kalau kita lihat di Eropa, itu rata-rata paling murah itu 12 euro, ada yang 15 euro, ada yang 20 euro, bahkan ada yang 65 euro. Di kita ini semua masih terjangkau," jelasnya.
Penyesuaian harga ini turut didukung oleh penambahan fasilitas dan koleksi baru, seperti pameran "Javaman" (Pithecanthropus erectus) yang baru kembali dari Belanda.
Dengan tarif sekarang Rp50.000 untuk umum dan Rp30.000 untuk pelajar, diharapkan masyarakat dapat lebih menghargai dan memahami warisan peradaban Indonesia melalui koleksi museum yang unik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


