Otoritas Jasa Keuangan menilai prospek penghimpunan dana di pasar modal nasional tetap tumbuh positif hingga akhir tahun. Minat perusahaan dalam memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan jangka panjang masih terjaga di tengah dinamika pasar global.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan bahwa aktivitas penawaran umum menunjukkan tren yang konsisten. Realisasi penghimpunan dana pada pertengahan tahun telah mencapai lebih dari separuh dari target tahunan sebesar Rp250 triliun.
OJK mencatat sejumlah pendaftaran penawaran umum perdana saham, penawaran umum terbatas, serta penerbitan obligasi dan sukuk yang sedang berjalan. Keberadaan antrean pencatatan ini menandakan tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap pasar modal domestik.
Penguatan fondasi pasar modal diarahkan untuk menciptakan ekosistem pembiayaan yang kredibel, kompetitif, serta berkelanjutan. OJK optimistis pembenahan regulasi secara berkelanjutan akan menarik lebih banyak pendanaan bagi sektor industri.
"Meskipun kondisi pasar global masih diwarnai berbagai tantangan, minat perusahaan untuk memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan tetap terjaga," kata Hasan Fawzi.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


