Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memasang target yang cukup berani untuk tahun 2026. Meski dokumen APBN menetapkan target pertumbuhan ekonomi di angka 5,4%, Purbaya menyatakan akan "memaksa" mesin ekonomi kita untuk berlari hingga level 6%. Optimisme ini didasarkan pada pembenahan tata kelola kebijakan yang dianggapnya sudah semakin solid dan sinkron.
Purbaya menyebut koordinasi antara Kemenkeu dan Bank Indonesia (BI) saat ini adalah yang terbaik. Dengan injeksi likuiditas mencapai Rp276 triliun ke perbankan, diharapkan bank lebih berani menyalurkan kredit ke sektor riil, terutama melalui skema KUR untuk UMKM.
Pemerintah pusat dan daerah didorong untuk membelanjakan anggaran sejak kuartal pertama. Hal ini dilakukan agar aliran uang segera masuk ke sistem perekonomian dan membangun kepercayaan sektor swasta.
Melalui Satgas P2SP, hambatan usaha akan diurai satu per satu. Setiap minggu, pengusaha yang melapor akan dipertemukan langsung dengan regulator untuk mencari solusi cepat, guna memperbaiki iklim investasi yang sempat tersendat.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


