seni budaya indonesia mendunia - News | Good News From Indonesia 2026

Tidak Hanya Batik, Mari Intip Ragam Seni Budaya Indonesia yang Mendunia

Tidak Hanya Batik, Mari Intip Ragam Seni Budaya Indonesia yang Mendunia
images info

Tidak Hanya Batik, Mari Intip Ragam Seni Budaya Indonesia yang Mendunia | Instagram @batik blimbing


Membicarakan seni budaya Indonesia yang mendunia tentu tidak akan pernah ada habisnya bagi Kawan GNFI. Warisan Nusantara tidak hanya membanggakan sebagai daya tarik pariwisata, tetapi juga menjadi subjek kajian akademis yang menarik perhatian global berkat nilainya yang mendalam.

Batik menjadi pionir identitas visual yang paling ikonik di mata internasional karena setiap goresan malam pada kainnya memuat makna mendalam, terutama dalam budaya Jawa. Keberadaannya pun terus berkembang hingga menghasilkan motif-motif lain yang begitu cantik. Karena keunikannya, peninggalan budaya ini ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO.

Selain mahakarya wastra, seni pertunjukan teater klasik wayang juga sukses mencuri perhatian lewat kedalaman narasi epik dan kerumitan teknik bayangannya. Hiburan rakyat penyampai filsafat moral ini juga dimasukkan ke dalam daftar “Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity” oleh UNESCO.

Beralih ke kekayaan auditori, alunan nada bambu dari alat musik angklung turut menjadi duta harmoni budaya di kancah internasional. Tidak hanya diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya, alat musik ini juga sudah diperkenalkan di sejumlah negara seperti Korea, Jepang, dan Malaysia kepada anak usia sekolah.

Tari Kecak dari Bali yang menggambarkan seni peran dari “Lakon Pewayangan” menjadi seni budaya Indonesia lain yang mendunia. Bahkan, komposer musik kartun Avatar, Jeremy Zuckerman, mengungkapkan bahwa musik kredit yang kerap diputar di bagian akhir kartun tersebut terinspirasi dari tari Kecak dari Indonesia.

Kesenian Reog yang berasal dari Ponorogo, Jawa Timur, menutup daftar seni budaya Indonesia yang mendunia. Salah satu versi terpopuler menyebut Reog berkembang setelah seorang abdi Kerajaan Majapahit bernama Ki Ageng Kutu memanfaatkan kesenian ini untuk mengumpulkan dukungan masyarakat dan melakukan pemberontakan.

Kekayaan karya adiluhung Nusantara sejatinya selalu menawarkan perspektif literasi yang mengagumkan. Kawan GNFI bisa terus merawat apresiasi dan menelusuri lebih jauh kisah-kisah memukau di balik pesona budaya negeri melalui ragam ulasan komprehensif di laman Good News From Indonesia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.