Program Magang Nasional mencatatkan tingkat kelulusan kerja yang tinggi bagi para lulusan baru perguruan tinggi. Sebagian besar alumni program pemagangan berhasil terserap langsung menjadi pekerja tetap di lokasi pelatihan masing-masing.
Menteri Ketenagakerjaan mencatat sekitar enam puluh persen dari seratus lima puluh ribu peserta langsung memperoleh pekerjaan usai mengakhiri masa magang selama enam bulan. Capaian ini menunjukkan efektivitas pelatihan praktik dalam menjembatani kebutuhan dunia kerja.
Masyarakat yang berminat mengikuti program pemagangan masih dapat mendaftarkan diri secara daring melalui sistem resmi hingga 28 Juli 2026. Calon peserta memilih maksimal dua posisi pekerjaan yang selaras dengan latar belakang keahlian.
Kriteria pendaftar mengharuskan Warga Negara Indonesia pemegang Nomor Induk Kependudukan dengan latar belakang ijazah diploma, sarjana, atau profesi. Kelulusan pendaftar dibatasi paling lama satu tahun sejak ijazah diterbitkan oleh perguruan tinggi terdaftar.
Seleksi berkas oleh perusahaan penerima magang berlangsung sampai awal Agustus mendatang sebelum penetapan peserta secara serentak. Peserta yang lolos seleksi menandatangani perjanjian pemagangan sebelum memulai aktivitas kerja harian.
"Kurang lebih 60 persen langsung dapat kerja di tempat dia magang," kata pembicara dalam Taklimat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


