adakah perbedaan rumah joglo jawa timur dan jawa tengah - News | Good News From Indonesia 2025

Adakah Perbedaan Rumah Joglo Jawa Timur dengan Rumah Joglo Jawa Tengah?

Adakah Perbedaan Rumah Joglo Jawa Timur dengan Rumah Joglo Jawa Tengah?
images info

Menonton konten Rumah Joglo di Youtube | Dokumentasi Pribadi


Kawan GNFI pasti cukup familier dengan bangunan rumah adat Jawa yang biasa disebut Rumah Joglo. Selain di Jawa Tengah, Rumah joglo dapat dapat ditemukan di wilayah Jawa Timur. seperti di Situbondo, Ponorogo, dan Tulungagung.

Meskipun sama-sama bernama Rumah Joglo, ternyata ada beberapa perbedaan, loh, Kawan GNFI. Kira-kira apa ya perbedaan dari Rumah Joglo di Jawa Timur dan Jawa Tengah?

baca juga

Perbedaan dari Segi Bentuk Atap

Sekilas mengenal Rumah Joglo berdasarkan karya D.C Tyas berjudul “Rumah Adat di Indonesia” yang telah dirangkum dalam artikel Good News From Indonesia, rumah joglo berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur yang diambil dari kata Tajug Loro atau Juglo, memiliki arti sebagai “dua gunung”.

Rumah joglo menurut Slamet Subiyantoro dalam artikel jurnal berjudul “Rumah Tradisional Joglo Dalam Estetika Tradisi Jawa” pun menyebutkan, Rumah Joglo bisa disebut rumah tikelan (patah) sebab atap rumahnya terlihat patah menjadi tiga bagian, yaitu brunjung, penanggap dan panitih.

Melansir artikel yang dipublikasi oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, bentuk atap rumah joglo di DIY Yogyakarta menjadi salah satu elemen yang mudah dikenal. Atapnya memiliki bentuk limas yang ditopang dengan empat tiang utama bernama saka guru.

Kemudian disusun oleh sunduk, serta adanya balok-balok kayu (blandar) membentuk piramida terbalik yang disusun semakin ke atas, semakin melebar. Begitu pula dengan rumah-rumah joglo Jawa Tengah yang tidak jauh berbeda dengan yang di dekripsikan.

Sementara bentuk atap rumah tradisional Jawa Timur ini, berdasarkan buku ‘Rumah Adat Nusantara’ karya Intania dan Nindya, atap rumah ini memiliki bentuk yang disederhanakan. Contohnya pada Rumah Joglo Situbondo dan Rumah Joglo Sinom di Tulungagung.

baca juga

Perbedaan dari Segi Susunan Rumah 

Rumah tradisional ini secara umum memiliki ruang-ruangan yang dibangun untuk memenuhi segala kebutuhan dan acara. Menurut Surbayanto, susunan bangunan Joglo ada yang bernama pendhapa atau pendopo, pringgitan, omah dalem, dapur, gandhok, dan gadri.

Namun, adapun fungsi ruang dan tata letak ruang rumah ini, ada sedikit perbedaan dengan rumah joglo di Jawa Tengah. Pada Rumah Joglo Situbondo misalnya, menurut artikel yang dipublikasi portal berita Tirto, bangunan utama terdiri dari pendopo dan ruang belakang. Pada ruang belakang rumahnya menjadi tempat aktivitas sehari-hari penghuninya yang terdiri dari ruang senthong kanan, kiri, dan tengah sebagai kamar, serta dapur.

Sementara di Rumah Joglo Bucu di Ponorogo, berdasarkan penjabaran Pratama dan Sardjono dalam artikel jurnal NATURE, terdapat ruang pendopo, pringgitan, ruang dalem atau omah dalem, ruang kamar (senthong), serta dan gadri. Pada ruang kamar kanan dan kiri, dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan harta, benda pusaka, serta kamar istirahat. Sementara kamar tengah, digunakan sebagai tempat ritual dan pemujaan kepada Dewi Sri.

Baik rumah joglo di Jawa Timur dan Jawa Tengah memiliki ruang-ruangan bangunan yang memiliki berbagai fungsinya.

baca juga

Rumah Joglo baik di Jawa Timur dan Jawa Tengah ternyata tidak jauh berbeda, Kawan GNFI. Perbedaan dari rumah tradisional ini hanya terletak di pemanfaatan ruang, segi bangunan, dan atau bentuk atapnya yang sederhana.

Pernahkah Kawan GNFI mengunjungi rumah joglo? Atau mungkin mempunyai rencana membangun rumah dengan gaya bangunan tradisional ini?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AW
AS
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.