Akhir tahun menjadi momen liburan untuk anak sekolah. Setelah libur tahun baru, mereka akan kembali lagi ke sekolah untuk belajar. Tidak jarang, pada jenjang Sekolah Dasar (SD) guru meminta anak-anak untuk mengarang cerita liburannya dengan singkat.
Dalam artikel ini akan disajikan contoh cerita liburan sekolah anak SD yang bisa dijadikan referensi saat mendapat tugas untuk mengarang cerita liburan sekolah. Simak selengkapnya, ya!
Kumpulan Contoh Cerita Liburan Sekolah untuk Anak SD yang Seru
Contoh Cerita Liburan Sekolah 3 Paragraf
Contoh 1: Cerita Liburan ke Rumah Nenek di Desa
Liburan sekolah kali ini aku pergi ke rumah nenek di desa bersama ayah dan ibu. Kami berangkat dari rumah menaiki mobil. Perjalanan ke desa tidak terlalu lama. Aku senang karena bisa melihat sawah yang hijau dan udara yang sejuk.
Saat sampai di rumah nenek, di depan rumah nenek dan kakek sudah menunggu kami. Lalu aku salim ke nenek dan kakek. Nenek sudah menyiapkan makanan kesukaanku. Rumah nenek sederhana, tetapi aku senang berada di sana karena banyak teman.
Setiap pagi, kakek mengajakku jalan-jalan keliling desa. Setelah itu, aku bermain bersama teman-teman di halaman rumah. Biasanya, aku juga ikut nenek ke pasar. Liburan di rumah nenek sangat menyenangkan. Aku senang bisa menghabiskan waktu bersama nenek dan keluarga di desa.
Contoh 2: Pengalaman Seru Liburan di Rumah Saja
Saat liburan sekolah, aku tidak pergi ke mana-mana. Aku menghabiskan waktu liburan di rumah bersama keluarga. Walaupun di rumah saja, aku tetap merasa senang karena bisa berkumpul dengan ayah dan ibu.
Setiap pagi aku membantu ibu membersihkan rumah. Setelah itu, aku bermain bersama adik. Kami sering bermain puzzle dan menonton kartun. Siang hari, biasanya aku membaca buku cerita dan menggambar. Ibu selalu menemani dan memberiku semangat.
Terkadang, aku dan ibu juga memasak kue bersama. Ayah menemani adik bermain karena adik masih kecil. Liburan di rumah membuatku lebih dekat dengan keluarga. Aku jadi tahu bahwa liburan tidak harus pergi jauh untuk bersenang-senang.
Contoh Cerita Liburan Sekolah 5 Paragraf
Contoh 3: Bertamasya ke Pantai bersama Keluarga
Liburan sekolah kali ini aku pergi ke pantai bersama ayah, ibu, dan kakak. Kami berangkat pagi-pagi agar bisa bermain lebih lama di pantai, karena jarak dari rumah ke pantai lumayan jauh. Sebelum berangkat, aku membantu ibu mempersiapkan barang-barang yang perlu dibawa dan membantu ayah memasukkan barang ke mobil.
Perjalanan menuju pantai sangat menyenangkan. Aku melihat pemandangan indah dari jendela mobil. Tidak sadar, aku mengantuk dan tidur sebentar saat di perjalanan. Saat sudah dekat dengan pantai, kakak membangunkanku dan aku tidak sabar ingin cepat sampai.
Sampai di pantai, aku melihat air yang luas dan berwarna biru muda. Aku bisa mendengar suara ombak dari tempat parkir. Angin di pantai terasa sejuk. Setelah parkir, aku dan kakak segera berlari ke pantai dan kami bermain pasir di tepi pantai. Kami membuat istana pasir dan mengumpulkan kerang-kerang kecil.
Setelah itu, aku bermain air bersama ayah di tepi pantai. Ombaknya tidak terlalu besar sehingga aman untuk bermain. Ibu dan kakak duduk sambil mengawasi kami. Selesai bermain, aku merasa lapar dan mengajak kakak ke warung untuk membeli makanan.
Saat sore hari, kami bersiap untuk pulang. Sebelum pulang, aku mandi dan ganti baju karena bajuku basah dan penuh pasir. Setelah itu, kami masuk mobil dan keluar dari pantai. Aku sedikit lelah, tetapi sangat senang. Tamasya ke pantai ini menjadi liburan yang menyenangkan.
Cara Mengarang Cerita Liburan Sekolah untuk Anak SD
1. Tentukan Tema (Liburan ke Mana?)
Sebelum mengarang cerita liburan sekolah, tentukan terlebih dahulu temanya. Kawan bisa menentukan liburan kemana yang akan ditulis. Pilih salah satu kegiatan yang Kawan lakukan saat liburan yang paling berkesan.
2. Buat Kerangka Cerita
Setelah menentukan tema tulisan, selanjutnya buat kerangka cerita. Kawan bisa menggunakan template sederhana dalam membuat cerita liburan sekolah yang terdiri dari:
- paragraf 1 (persiapan).
- paragraf 2 (kegiatan inti).
- paragraf 3 (kesan/penutup).
3. Gunakan Panca Indera
Dalam menulis cerita liburan, jangan lupa untuk mendeskripsikan apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan selama liburan, misalnya kicauan burung, warna langit, atau cuaca hari itu. Hal ini dapat membuat cerita Kawan menjadi lebih “hidup” dan pendengar bisa ikut merasakan liburan yang Kawan lakukan.
4. Perhatikan Tanda Baca dan Diksi
Meskipun terkesan hanya cerita liburan, penggunaan kapital, tanda titik, dan cara penulisan perlu diperhatikan. Selain itu, kata yang dipilih sederhana tetapi menarik untuk dibaca. Hal ini agar tulisan rapi dan cerita tidak bertele-tele atau berulang.
Sekian artikel tentang kumpulan contoh cerita liburan sekolah anak SD untuk referensi tugas. Semoga bermanfaat!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


