rekomendasi museum gratis di jakarta wisata sejarah - News | Good News From Indonesia 2026

Rekomendasi Museum Gratis di Jakarta Untuk Wisata Sejarah

Rekomendasi Museum Gratis di Jakarta Untuk Wisata Sejarah
images info

Rekomendasi Museum Gratis di Jakarta Untuk Wisata Sejarah


Museum masih menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak diminati. Tidak hanya liburan, dengan berkunjung ke museum pengunjung juga dapat menambah pengetahuan mereka mengenai berbagai sejarah yang menarik terutama tentang Indonesia.

Di tengah minat masyarakat yang tinggi, ternyata masih ada museum di Jakarta yang bisa dikunjungi tanpa dipungut biaya, kecuali mungkin tarif parkir kendaraan. Walaupun gratis, museum-museum ini memiliki sejumlah koleksi bersejarah yang menarik untuk dijelajahi.

Fasilitasnya juga terawat, bersih, dan bisa dijangkau dengan transportasi umum. Berikut adalah deretan museum gratis di Jakarta yang bisa dikunjungi untuk berwisata!

1. Museum Betawi

Museum Betawi terletak di kawasan Perkampungan Budaya Betawi, Setu Babakan, Jakarta Selatan. Di museum ini, pengunjung bisa mengenal kebudayaan Betawi melalui koleksinya yang lengkap. 

Terdapat koleksi perabot rumah tangga khas Betawi tempo dulu, seperti radio, sepeda ontel, setrika, dan juga bakul yang membuat pengunjung seakan-akan berada di zaman dahulu.

Ada juga replika pakaian adat pernikahan Betawi dan rumah adat serta miniatur dari ondel-ondel hingga makanan-makanan khas Betawi.

baca juga

Di lantai tiga museum ini terdapat ruang Pameran Temporer Jakarta. Ruang pameran ini menampilkan jajaran pahlawan Indonesia asal suku Betawi. Selain itu, ada juga Galeri Komedi Betawi yang menunjukkan potret seniman seperti Mpok Nori dan Benyamin Sueb.

  • Alamat: Jl. Situ Babakan No.47, RT.13/RW.8, Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640
  • Buka Selasa-Jumat pukul 09.00-15.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 09.00-20.00 WIB

2. Museum Kehutanan Ir. Djamaludin Suryohadikusumo

Awalnya museum ini bernama Museum Kehutanan Manggala Wanabakti. Namun, setelah dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup, namanya berganti menjadi Museum Kehutanan Ir. Djamaludin Suryohadikusumo. 

Museum gratis di jakarta ini menyajikan edukasi seputar hutan dan lingkungan dengan informasi tentang ragam jenis hutan, satwa, koleksi kayu, hingga dokumentasi sejarah kehutanan Indonesia yang cukup lengkap. 

Pengunjung dapat melihat banyak jenis kayu serta produk turunan dari kulit kayu, getah, daun, dan bunga seperti kapur barus, kertas, bahan pelitur, minyak cendana, dan kayu manis. Produk olahan tersebut ditampilkan dalam bentuk ukiran, pakaian, peralatan rumah tangga, hingga kerajinan lain.

Ada pula diorama yang menunjukkan kondisi hutan Indonesia, lengkap dengan gambaran kondisi dan satwa di dalamnya hingga aktivitas kehutanan mulai dari penanaman, perawatan hutan, dan pemanfaatan hasil hutan.

  • Alamat: Kompleks Manggala Wanabakti, RT.1/RW.3, Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat
  • Buka Senin-Kamis pukul 08.00-16.00 WIB dan Jumat pukul 08.00-16.30 WIB

3. Museum Katedral

Museum ini terletak di dalam gereja Katedral kawasan Jakarta Pusat. Diresmikan pada 28 April 1991, Museum Katedral terbuka bagi semua kalangan, baik umat katolik maupun agama lain tanpa biaya masuk.

Museum Katedral menghadirkan suasana yang tenang dengan arsitektur khas eropa yang klasik dan estetik. Di dalam museum ini pengunjung bisa melihat ratusan benda liturgi, dokumen, hingga kisah perjalanan umat Katolik di Indonesia. Terdapat pula foto dan riwayat Keuskupan Agung Jakarta.

Tidak hanya benda-benda suci seperti potongan relikwi lainnya dalam liontin, di museum ini juga terdapat barang-barang peninggalan para Paus legendaris hingga beragam furnitur Kepastoran Gereja Katedral pada jaman dulu yang penuh historis.

  • Alamat: Gereja Katedral Jkt, Jl. Katedral, Ps. Baru, Kecamatan Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10710
  • Buka Selasa-Sabtu pukul 10.00-16.00 WIB dan Minggu pukul 12.30-16.00 WIB (waktu mungkin bisa berubah apabila ada ibadah atau acara, sehingga harus terus melihat update-nya).
baca juga

4. Museum Polri

Menjadi salah satu museum di Jakarta yang bisa dikunjungi secara gratis, Museum Polri menyajikan wisata edukasi tentang peran dan sejarah kepolisian Indonesia. Pengunjung dapat melihat sejarah Polri dari masa penjajahan hingga kemerdekaan melalui koleksi foto dan dokumen hingga artefak bersejarah. Ada pula ruangan yang memperlihatkan peralatan kepolisian yang digunakan untuk menegakkan hukum.

  • Alamat: Jl. Trunojoyo No.3, RT.5/RW.2, Selong, Kec. Kebayoran Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12110
  • Buka Selasa-Jumat pukul 09.00-15.00 WIB dan Sabtu-Minggu pukul 08.00-14.00 WIB

5. Museum Batik Indonesia (TMII)

Museum Batik Indonesia berada di dalam kawasan Taman Mini Indonesia Indah. Bangunannya modern yang terinspirasi dari lipatan kain batik dengan motif Batik Kawung diatasnya. Di dalamnya terdiri dari 7 ruangan yang menampilkan sejarah, pembuatan, serta kain lain yang serupa dengan batik.

Pengunjung dapat melihat sekitar 960 kain batik dari seluruh Indonesia hingga perkembangannya. Diperlihatkan berbagai kain Batik dari berbagai daerah seperti Yogya, Solo, Pekalongan, Cirebon, Lasem, Madura, Indramayu, dan daerah lainnya serta dua teknik pembuatan batik.

Pengunjung juga dapat melihat bagaimana masyarakat menggunakan batik, seperti untuk kain bawahan, kemben, dodot, gendongan, dan selendang.

Untuk masuk ke museum ini memang tidak dipungut biaya, tetapi pengunjung perlu membayar biaya tiket masuk TMII.

  • Alamat: Jl. Taman Mini Indonesia Indah, Ceger, Kec. Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13820, lokasinya di area selatan TMII, bersebelahan dengan Museum Pusaka dan Museum Serangga
  • Buka Selasa - Minggu pukul 09.00-15.00 WIB
baca juga

Itulah beberapa rekomendasi museum gratis di Jakarta yang bisa dikunjungi untuk menambah wawasan tentang sejarah Indonesia yang menarik untuk dijelajahi.

Kehadiran beragam museum dengan tema dan koleksi yang lengkap menghadirkan ruang rekreasi yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi masyarakat. Jadi, tempat-tempat ini cocok untuk menghabiskan waktu luang maupun liburan yang bermanfaat tanpa perlu merogoh kocek dalam.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

MS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.