aiesec in ugm dorong generasi muda menjadi bagian dari pahlawan makanan melalui edukasi food heroes 261 - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in UGM Dorong Generasi Muda jadi 'Pahlawan Makanan' lewat Edukasi Food Heroes 26.1

AIESEC in UGM Dorong Generasi Muda jadi 'Pahlawan Makanan' lewat Edukasi Food Heroes 26.1
images info

AIESEC in UGM Dorong Generasi Muda jadi 'Pahlawan Makanan' lewat Edukasi Food Heroes 26.1


Masa depan Bumi berada di tangan kita, termasuk dari makanan yang Kawan GNFI konsumsi sehari-hari memiliki pengaruh besar terhadap keberlanjutan planet kita. Berangkat dari kesadaran tersebut, pada Senin (30/3/2026), AIESEC in UGM menghadirkan sebuah program yang bertujuan menumbuhkan pemahaman generasi muda tentang pentingnya sistem pangan berkelanjutan. 

Program bertajuk Food Heroes ini merupakan bagian dari inisiatif global Feed the Planet, hasil kolaborasi antara AIESEC, Worldchefs, dan Electrolux Food Foundation.

Secara global, inisiatif tersebut telah menjangkau puluhan ribu anak dan remaja di lebih dari 30 negara, dengan tujuan mendorong terciptanya sistem pangan yang berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.

Melalui implementasi Food Heroes, AIESEC in UGM berhasil mengedukasi lebih dari 440 siswa dari 17 kelas melalui kerja sama dengan SDIT Luqman Al-Hakim. Program ini dikemas secara interaktif melalui berbagai aktivitas menarik, mulai dari pemutaran video inspiratif yang memantik rasa ingin tahu, diskusi bersama fasilitator, hingga kegiatan kreatif seperti drawing plate.

baca juga

Pendekatan itu memungkinkan siswa memahami isu keberlanjutan dengan cara yang menyenangkan sekaligus bermakna.

Tidak hanya menjadi peserta pasif, para siswa juga aktif berpartisipasi dalam setiap sesi dengan menyampaikan pendapat dan gagasan mereka terkait isu keberlanjutan.

“Saya berharap di tahun 2030, bumi menjadi lebih baik dari tahun ini,” ungkap salah satu siswa kelas 1 SD IT Luqman Al-Hakim setelah menyaksikan video edukasi dari Malala Yousafzai.

Pernyataan tersebut mencerminkan tumbuhnya kesadaran dan kepedulian terhadap isu keberlanjutan serta tujuan pembangunan berkelanjutan sejak usia dini.

Senada dengan hal tersebut, Eram Kusuma Kartikasari, S.S., salah satu guru di SD IT Luqman Al-Hakim, menekankan pentingnya edukasi ini.

“Siswa perlu memahami sejak dini bahwa apa yang mereka konsumsi memiliki keterkaitan erat dengan energi dan lingkungan di sekitar mereka,” ujarnya.

Program Food Heroes dirancang untuk menanamkan kesadaran bahwa setiap individu memiliki peran dalam menjaga lingkungan, bahkan melalui pilihan makanan sehari-hari.

baca juga

Inisiatif ini juga berkontribusi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 12: Responsible Consumption and Production serta SDG 17: Partnerships for the Goals. Implementasi SDG 12 tercermin dari upaya edukasi yang mendorong kebiasaan konsumsi yang lebih bertanggung jawab sejak dini.

Sementara itu, kolaborasi antara AIESEC in UGM dan SD IT Luqman Al-Hakim menjadi wujud nyata dari SDG 17 yang menekankan pentingnya kemitraan dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

“Adanya program ini mengajarkan anak-anak mengenai keterkaitan makanan dengan alam, anak-anak bisa mengerti bahwa tidak boleh makan berlebihan atau terlebih lagi membuang-buang makanan. Karena hal tersebut akan berpengaruh pada keberlanjutan lingkungan” ungkap Sumardi, selaku Kepala Sekolah SDIT Luqman Al-Hakim.

Keberhasilan program tersebut tidak jauh dari dukungan 15 fasilitator Food Heroes yang telah melalui proses pelatihan intensif, sehingga mampu memastikan setiap sesi berjalan interaktif dan sesuai dengan standar pembelajaran global.

Dengan pendekatan komunikatif dan inklusif, para fasilitator menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan. Setiap kelas dirancang dengan jumlah peserta yang optimal agar interaksi dan penyampaian materi dapat berlangsung secara efektif.

baca juga

“Selama menjadi fasilitator, saya tidak hanya belajar bagaimana mengajar anak-anak di tingkat pendidikan dasar, tetapi juga mendapatkan pembelajaran untuk diri sendiri. Materi yang saya pelajari membuka perspektif baru tentang bagaimana pola makan kita mempengaruhi keberlanjutan pangan global. Dari pengalaman ini, saya belajar untuk benar-benar menerapkan apa yang saya sampaikan,” ungkap Othniel, salah satu fasilitator Food Heroes 26.1 AIESEC in UGM.

Ia juga menyampaikan harapannya agar para siswa kelak dapat tumbuh menjadi individu yang berwawasan luas dan berkontribusi dalam mewujudkan dunia yang lebih sehat dan berkelanjutan, dimulai dari kebiasaan makan sehari-hari.

Melalui kegiatan edukasi yang praktis dan inspiratif seperti Food Heroes, AIESEC in UGM berharap dapat mendorong perubahan perilaku yang berdampak luas. Dimulai dari pilihan sederhana di atas piring, hingga berkontribusi pada perubahan besar bagi keberlanjutan dunia.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AZ
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.