trakindo gandeng trash ranger indonesia aksi nyata misi hijau - News | Good News From Indonesia 2026

Trakindo Gandeng Trash Ranger Indonesia Aksi Nyata Misi Hijau

Trakindo Gandeng Trash Ranger Indonesia Aksi Nyata Misi Hijau
images info

Trash Ranger bersama Trakindo Aksi Nyata Misi Hijau (Doc. Trash Ranger Indonesia/Trash Ranger Indonesia)


Trakindo kolaborasi dengan Trash Ranger Indonesia bertajuk aksi nyata misi hijau di Amphitheater Jaletreng BSD pada, Sabtu (27/06/2026).

Acara yang terbuka untuk masyarakat ini tidak hanya menghadirkan seminar atau penyuluhan, tetapi juga mengajak peserta merasakan langsung bagaimana aksi kecil dapat memberikan dampak bagi lingkungan.

Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, community talkshow, tantangan plogging (Green Warrior Challenge), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga praktik membuat eco-enzyme bersama Trash Ranger Indonesia. Seluruh rangkaian mempunyai tujuan berawal edukasi berubah menjadi pengalaman nyata.

Trakindo Misi Hijau bersama Trash Ranger

Trakindo Misi Hijau merupakan wujud aksi nyata yang menggabungkan kesehatan, kepedulian lingkungan, pendidikan, dan aksi sukarela. Program ini diselenggarakan di Amphitheater Jaletreng BSD dengan tujuan untuk mendorong masyarakat untuk berpartisipasi dalam aktivitas interaktif.

Senam sehat, talkshow komunitas, tantangan Green Warrior, pemeriksaan kesehatan di Eka Hospital, dan foto bersama sebelum penutupan adalah semua kegiatan interaktif. Kompleksitas kegiatan ini menunjukkan bahwa masalah lingkungan terkait erat dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Pendekatan seperti ini jauh lebih efektif, karena masyarakat ikut bergerak, memungut sampah, berdiskusi, hingga mencoba praktik pengolahan limbah organik, pesan lingkungan menjadi lebih mudah diingat.

baca juga

Co-Founder Trash Ranger Indonesia sebagai Narasumber Community Talkshow

Salah satu kegiatan utama ada di talkshow komunitas yang menghadirkan Putri Melta Sari, S.Sos., C.EML, Co-Founder Trash Ranger Indonesia, dan pembicara berkelanjutan, pembuat konten lingkungan, dan aktivis lingkungan.

Diskusi dengan pembahasan isu-isu keberlanjutan (Talks Green), pendidikan lingkungan, sesi berbagi pengalaman, tanya jawab, dan permainan edukatif adalah bagian dari materi yang disampaikan. Selain itu, komunitas Trash Ranger Indonesia juga ikut mendampingi.

Kehadiran praktisi yang aktif di lapangan memberikan nilai lebih dibandingkan penyampaian materi yang bersifat teoritis. Peserta tidak hanya mendengar konsep tentang lingkungan, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai berbagai aksi nyata yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Praktik Eco-Enzyme oleh Trash Ranger Indonesia

Co-Founder Trash Ranger memandu peserta praktik Eco-enzyme (Doc. Trash Ranger Indonesia/Trash Ranger Indonesia)
info gambar

Co-Founder Trash Ranger memandu peserta praktik Eco-enzyme (Doc. Trash Ranger Indonesia/Trash Ranger Indonesia)


Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah praktik pembuatan eco-enzyme yang dipandu oleh Trash Ranger Indonesia. Terlihat pada dokumentasi kegiatan, peserta diajak mempraktikkan langsung proses pembuatan larutan hasil fermentasi limbah organik menggunakan wadah transparan sehingga setiap tahapan dapat diamati bersama.

Menurut saya, praktik seperti ini jauh lebih efektif dibandingkan sekadar menjelaskan definisi eco-enzyme. Ketika peserta melihat sendiri proses pencampuran bahan organik, gula, dan air, mereka memahami bahwa limbah dapur ternyata masih memiliki manfaat.

Eco-enzyme dikenal sebagai cairan hasil fermentasi limbah organik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, seperti membantu membersihkan permukaan, mengurangi limbah organik, hingga mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

baca juga

Praktik ini mengajarkan bahwa pengelolaan sampah dapat dimulai dari rumah tanpa memerlukan teknologi yang rumit.

Berdasarkan dokumentasi kegiatan, antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Foto bersama menunjukkan keterlibatan puluhan relawan, masyarakat, dan anak-anak dalam kegiatan Trakindo Misi Hijau. Suasana berlangsung hangat dan penuh semangat, memperlihatkan bahwa isu lingkungan dapat dikemas menjadi kegiatan yang menyenangkan.

Pada sesi green warrior challenge, peserta diajak mengumpulkan sampah di area taman selama 15 menit, kemudian hasilnya ditimbang untuk menentukan pemenang. Konsep sederhana ini menunjukkan bahwa aksi nyata dapat menjadi sarana edukasi yang efektif.

Edukasi Lingkungan oleh Trash Ranger dan Trakindo Masih Dibutuhkan?

Ketika melihat situasi pengelolaan sampah di Indonesia, kegiatan seperti ini menjadi semakin penting. Menurut Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), Indonesia masih menghasilkan puluhan juta ton sampah setiap tahun, sebagian besar di antaranya masih belum dikelola dengan baik.

Kondisi ini menunjukkan bahwa solusi masalah sampah memerlukan partisipasi masyarakat selain pemerintah. Pengalaman langsung harus diikuti dengan edukasi lingkungan. Dibandingkan dengan hanya membaca informasi, perubahan perilaku akan lebih mudah terjadi ketika masyarakat mengetahui cara membuat eco-enzyme, memilah sampah, dan membersihkan ruang publik secara kolektif.

Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Aksi Kecil

Trakindo Misi Hijau bukan hanya acara komunitas; itu menunjukkan bagaimana bisnis, komunitas, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat bekerja sama untuk menumbuhkan kepedulian lingkungan.

Kehadiran Trash Ranger Indonesia sebagai narasumber dalam talkshow komunitas dan pendamping praktik eco-enzyme menunjukkan bahwa pendidikan akan menjadi lebih bermanfaat ketika disertai dengan contoh nyata. Masyarakat diajak untuk tidak hanya mendengar, tetapi juga bergerak, mencoba, dan merasakan manfaat dari tindakan kecil.

baca juga

Aktivitas seperti ini sangat dibutuhkan di Indonesia. Sebab, perubahan lingkungan yang signifikan tidak selalu dimulai dari kebijakan kompleks. Sebaliknya, perubahan ini berasal dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara teratur, seperti memilah sampah, mengubah limbah organik menjadi eco-enzyme, dan mempertahankan lingkungan publik terbuka.

Ketika tindakan nyata menjadi budaya, keinginan untuk lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan menjadi kenyataan. Kegiatan ini memberikan edukasi sangat penting tentang manfaat sampah sekitar kita bisa di manfaatkan, kemudian mengetahui jenis-jenis sampah serta diskusi interaktif membuat kesadaran pada lingkungan.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

TR
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.