mahasiswa kknt ipb kabupaten tegal kelompok 17 tanamkan karakter positif anak melalui edukasi interaktif di desa sumbaga - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa KKNT IPB Kabupaten Tegal Kelompok 17 Tanamkan Karakter Positif Anak melalui Edukasi Interaktif di Desa Sumbaga

Mahasiswa KKNT IPB Kabupaten Tegal Kelompok 17 Tanamkan Karakter Positif Anak melalui Edukasi Interaktif di Desa Sumbaga
images info

Mahasiswa KKNT INOVASI IPB Kabupaten Tegal 17


Mahasiswa KKN-T IPB University Kabupaten Tegal Kelompok 17 menyelenggarakan program Pengembangan Karakter bagi siswa sekolah dasar di Desa Sumbaga, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pembentukan karakter anak melalui pendekatan edukatif, partisipatif, dan menyenangkan.

Program dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga terdorong untuk menerapkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Anak usia sekolah dasar merupakan fase penting dalam pembentukan karakter karena pada masa ini mereka mulai mengembangkan nilai, sikap, dan kebiasaan yang akan memengaruhi perilakunya di masa depan.

Oleh karena itu, Mahasiswa KKNT IPB University menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang aktif melalui interaksi langsung dengan peserta.

baca juga

Dengan metode yang menarik, anak-anak diharapkan lebih mudah memahami materi sekaligus mengingat pesan-pesan yang disampaikan.

Program Pengembangan Karakter mengangkat tiga materi utama, yaitu edukasi anti-bullying, gizi seimbang melalui konsep Isi Piringku, serta pentingnya membangun kebiasaan menabung sejak usia dini.

Ketiga materi tersebut dipilih karena memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari anak-anak dan menjadi bekal penting dalam membentuk pribadi yang sehat, mandiri, serta peduli terhadap lingkungan sosialnya.

Pada sesi anti-bullying, mahasiswa mengajak peserta mengenali berbagai bentuk perundungan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah, baik secara fisik, verbal, maupun sosial.

Anak-anak diajak memahami dampak negatif dari perilaku tersebut terhadap teman sebaya serta pentingnya membangun sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, dan berani menolong teman yang menjadi korban perundungan.

Melalui diskusi sederhana dan permainan kelompok, peserta didorong untuk berani menyampaikan pendapat sekaligus belajar menyelesaikan permasalahan dengan cara yang baik.

Materi berikutnya membahas pentingnya gizi seimbang melalui konsep Isi Piringku. Dalam sesi ini, mahasiswa memperkenalkan komposisi makanan yang ideal sesuai anjuran Kementerian Kesehatan, yaitu kombinasi makanan pokok, lauk-pauk, sayur, dan buah dalam porsi yang seimbang.

Edukasi juga dilengkapi dengan praktik menyusun isi piring menggunakan media pembelajaran yang menarik sehingga peserta dapat memahami contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, siswa diajak memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi untuk mendukung pertumbuhan, menjaga kesehatan tubuh, serta meningkatkan konsentrasi saat belajar.

Sementara itu, pada materi edukasi menabung, mahasiswa memperkenalkan manfaat menabung sebagai salah satu bentuk pengelolaan keuangan sederhana yang dapat dilakukan sejak usia dini.

Anak-anak diberikan pemahaman bahwa menabung bukan hanya untuk menyimpan uang, tetapi juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, kesabaran, dan kemampuan merencanakan kebutuhan di masa mendatang. Melalui simulasi dan permainan, peserta belajar membedakan kebutuhan dan keinginan sehingga mereka memahami pentingnya menggunakan uang secara bijaksana.

baca juga

Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, kuis, serta praktik langsung yang melibatkan seluruh peserta. Pendekatan tersebut membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan mendorong siswa untuk aktif berpartisipasi.

Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya siswa yang berani menjawab pertanyaan, menyampaikan pendapat, serta mengikuti setiap permainan hingga akhir kegiatan.

Interaksi yang terjalin antara mahasiswa dan peserta juga menciptakan suasana belajar yang hangat sehingga materi dapat diterima dengan lebih baik.

Pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan ini sejalan dengan teori perkembangan moral Lawrence Kohlberg yang menjelaskan bahwa anak usia sekolah dasar masih berada pada tahap perkembangan moral yang dipengaruhi oleh lingkungan, aturan, serta penghargaan terhadap perilaku yang baik.

Oleh karena itu, penyampaian materi melalui pengalaman langsung, permainan, dan interaksi sosial diharapkan mampu membantu anak memahami nilai-nilai positif sekaligus mendorong mereka untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui program Pengembangan Karakter ini, Mahasiswa KKNT IPB University Kabupaten Tegal Kelompok 17 berharap anak-anak Desa Sumbaga semakin memahami pentingnya menghargai sesama, menerapkan pola hidup sehat, serta membangun kebiasaan menabung sejak dini.

baca juga

Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan mereka di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Program ini merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat, aktivitas tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan dalam mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter, sehat, mandiri, dan memiliki kepedulian sosial.

Mahasiswa KKNT IPB University Kabupaten Tegal Kelompok 17 berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehingga keberadaan mahasiswa selama pelaksanaan KKN dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DD
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.