Perjalanan menyusuri wilayah timur Kabupaten Lombok Barat membawa pelancong menuju sebuah kawasan cagar budaya yang dikelilingi pepohonan rindang dan kolam. Di tempat ini, struktur bangunan tua peninggalan era kerajaan berdiri tegak di tengah lanskap taman yang tertata rapi.
Taman Narmada berlokasi di Desa Lembuak, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kompleks peninggalan sejarah ini berada sekitar sepuluh kilometer di sebelah timur pusat Kota Mataram dan difungsikan sebagai situs cagar budaya yang dilindungi oleh pemerintah.
Memasuki kawasan taman menyajikan suasana sejuk dari gemericik air kolam dan rimbunnya pepohonan di sekeliling area istana. Situs ini menjadi salah satu pilihan tujuan wisata edukasi dan rekreasi bagi warga lokal maupun wisatawan yang datang ke Pulau Lombok.
Sekilas Mengenai Taman Narmada
Raja Mataram Lombok Anak Agung Ngurah Karangasem membangun kompleks ini sekitar tahun 1727 sebagai tempat pelaksanaan upacara Pakelem saat raja sudah berusia lanjut dan tidak memungkinkan lagi mendaki puncak Gunung Rinjani. Kawasan seluas sepuluh hektare ini dirancang khusus menyerupai bentuk mikrokosmos Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak.
Selain difungsikan sebagai lokasi ritual keagamaan, raja memfungsikan kompleks ini sebagai istana peristirahatan musim kemarau bagi keluarga kerajaan. Nama Narmada diambil dari istilah Narmadanadi, yaitu nama anak Sungai Gangga di India yang disucikan dalam tradisi Hindu.
Pemerintah telah melakukan pemugaran dan merekonstruksi struktur bangunan taman secara menyeluruh pada rentang tahun 1980 hingga 1988. Hasil pemugaran tersebut kini tercatat resmi sebagai situs cagar budaya nasional yang terus dijaga kelestariannya.
Daya Tarik Utama Taman Narmada
Daya tarik utama tempat ini terletak pada Balai Petirtaan yang menjadi titik temu tiga sumber mata air alami dari kawasan Suranadi, Lingsar, dan Narmada. Masyarakat meyakini air dari mata air alami yang mengalir langsung dari lereng Gunung Rinjani ini memiliki khasiat kebugaran dan memberi efek awet muda bagi orang yang meminumnya.
Di bagian dalam kompleks terdapat beberapa area bangunan bernilai sejarah seperti Jabalkap dengan kolam kembar, Mukedes, serta bangunan tempat tinggal raja yang dikenal sebagai Balai Loji. Terdapat pula Balai Terang, sebuah bangunan panggung kayu yang dahulu digunakan sebagai tempat tidur raja dengan jendela yang mengarah langsung ke lanskap taman.
Di area puncak tebing kompleks berdiri Pura Kalasa yang dirancang menyerupai struktur punden berundak. Pengunjung harus menaiki puluhan anak tangga beton untuk mencapai bangunan pura, memberikan sensasi seolah sedang mendaki lereng pegunungan.
Area bagian bawah taman dilengkapi dengan kolam renang alami yang memanfaatkan aliran air jernih dari sumber mata air perbukitan. Selain berenang, pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas rekreasi pendukung seperti area aktivitas luar ruangan dan sarana olahraga air.
Di sekitar area luar taman, deretan warung masyarakat menjual aneka makanan khas Lombok serta hasil kerajinan tangan lokal. Jalur pejalan kaki yang teratur memudahkan rombongan pelajar dan wisatawan untuk menjelajahi setiap sudut kompleks bersejarah ini.
Akses Menuju Taman Narmada
Lokasi Taman Narmada sangat mudah dijangkau dari pusat Kota Mataram karena berada di pinggir jalur utama transportasi antarkabupaten. Wisatawan dapat mencapai tempat ini menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, atau angkutan umum dengan waktu tempuh berkisar antara 15 hingga 20 menit.
Akses jalan darat dari arah Kota Mataram menuju Kecamatan Narmada sudah teraspal mulus dan dilengkapi dengan petunjuk arah yang jelas di sepanjang rute. Pengunjung cukup mengarahkan kendaraan lurus ke arah timur melewati jalur utama Kota Mataram.
Lahan parkir kendaraan yang luas tersedia di dekat gerbang masuk utama untuk menampung bus pariwisata maupun kendaraan pribadi.
Ayo Berkunjung ke Taman Narmada!
Kawasan wisata Taman Narmada menyambut kunjungan wisatawan setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. Pihak pengelola menetapkan tarif tiket masuk Rp10.000 per orang.
Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi dikenakan biaya parkir terpisah di area pelataran luar taman.
Mendatangi Taman Narmada memberikan kesempatan untuk menyaksikan langsung kemegahan arsitektur istana air peninggalan Kerajaan Mataram Lombok di Nusa Tenggara Barat.
Jika sedang merencanakan perjalanan ke Pulau Lombok, sempatkan waktu untuk singgah ke Desa Lembuak di Kecamatan Narmada ini ya Kawan!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

