kenalkan sentuhan aman dan stop bullying kknt ipb gelar safe kids di belitung - News | Good News From Indonesia 2026

Kenalkan Sentuhan Aman dan Stop Bullying, KKNT IPB Gelar SAFE Kids di Belitung

Kenalkan Sentuhan Aman dan Stop Bullying, KKNT IPB Gelar SAFE Kids di Belitung
images info

Pelaksanaan program SAFE Kids oleh mahasiswa KKNT Inovasi IPB University di SDN 4 Selat Nasik, Belitung. | Foto: (Dokumentasi Pribadi)


Mahasiswa IPB University sukses menggelar program SAFE Kids guna mencegah perundungan (bullying) dan mengenalkan kesadaran batas tubuh sejak usia dini di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Selat Nasik, Kabupaten Belitung, pada Selasa (28/7/2026). Program kerja unggulan dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Tematik (KKNT) Inovasi IPB University ini berlangsung di Desa Suak Gual, Kecamatan Selat Nasik, dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh warga sekolah.

Program pengabdian masyarakat ini hadir dengan fokus utama mengedukasi anak-anak mengenai pencegahan perundungan (stop bullying) serta kesadaran akan batas tubuh (body safety). Edukasi ini dilakukan melalui pengenalan organ privasi yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Mengusung pendekatan konsep Smart, Active, Friendly, and Educate (SAFE), tim mahasiswa merancang materi krusial tersebut menjadi sebuah pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan ramah anak.

Kawan GNFI, edukasi batas tubuh sejak dini sangat penting agar anak-anak mampu melindungi diri. Dalam kegiatan ini, siswa diajak mengenali berbagai bentuk perundungan demi menumbuhkan empati serta persahabatan. Selain itu, mereka juga dibekali pemahaman mengenai sentuhan aman dan tidak aman (good touch and bad touch). Harapannya, para siswa memahami bahwa tubuh mereka berharga, berani berkata "tidak", serta berani melapor apabila menghadapi situasi yang membuat mereka tidak nyaman.

baca juga

Pendekatan Interaktif Program SAFE Kids di SDN 4 Selat Nasik

Selama kegiatan berlangsung, siswa-siswi SDN 4 Selat Nasik menunjukkan antusiasme yang luar biasa dan aktif terlibat dari awal hingga akhir rangkaian acara. Energi positif para murid terlihat saat mereka antusias mengangkat tangan dalam sesi tanya jawab interaktif, bernyanyi bersama menyanyikan lagu edukasi batasan anggota tubuh, hingga kompak mengikuti permainan kolaboratif yang menanamkan nilai antiperundungan.

Pendekatan fun learning yang dibawakan oleh mahasiswa IPB University berhasil membuat suasana sekolah dipenuhi tawa dan semangat tanpa mengurangi bobot pesan moral serta perlindungan diri yang disampaikan.

"Kami melihat isu bullying dan pemahaman batas tubuh sangat penting dikenalkan sejak SD agar anak-anak bisa membentengi diri mereka. Alhamdulillah, antusiasme adik-adik di SDN 4 Selat Nasik luar biasa sekali; mereka tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berani berpendapat dan sangat cepat menangkap pesan bahwa sekolah harus menjadi tempat yang aman dan bersahabat untuk semua," ujar Penanggung Jawab Program Kerja SAFE Kids, Zhafira Zharifa Adriani, di lokasi kegiatan, Selasa (28/7/2026).

Antusiasme dan kebahagiaan tersebut juga dirasakan langsung oleh para siswa yang mengikuti kegiatan. Pesan moral dan edukasi perlindungan diri yang dibawakan oleh mahasiswa mampu diterima dengan mudah dan menyenangkan oleh anak-anak sekolah dasar.

"Aku senang banget ikut kegiatan hari ini karena belajarnya seru, banyak nyanyi dan mainnya. Kakak-kakak mahasiswa ngajarin kita supaya enggak boleh bullying ke teman dan tahu bagian tubuh mana saja yang enggak boleh disentuh orang lain supaya kita bisa jaga diri," ungkap salah satu siswi SDN 4 Selat Nasik, Nayla, dengan penuh semangat.

baca juga

Apresiasi Guru dan Harapan Sekolah Ramah Anak di Belitung

Apresiasi tinggi juga datang dari para guru SDN 4 Selat Nasik yang melihat langsung besarnya dampak positif serta antusiasme anak didik mereka selama kegiatan berlangsung. Topik yang dibawakan oleh mahasiswa dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan karakter saat ini.

"Materi stop bullying dan edukasi organ privasi ini hal yang sangat krusial, tapi kadang kami guru juga membutuhkan pendekatan yang segar agar anak-anak paham tanpa merasa takut atau risih. Kakak-kakak dari IPB menyampaikan materi ini dengan sangat komunikatif dan seru, anak-anak jadi paham cara melindungi diri dan lebih peduli dengan temannya," tutur Kepala Sekolah SDN 4 Selat Nasik, Supardi.

Senada dengan hal tersebut, salah satu guru SDN 4 Selat Nasik, Selvi, menambahkan bahwa program ini membuat anak-anak lebih terbuka dan percaya diri dalam berinteraksi.

"Sangat terlihat murid-murid kami begitu gembira dan antusias. Kami berharap edukasi dari program SAFE Kids ini terus menempel di ingatan anak-anak sehingga lingkungan sekolah kami selalu menjadi lingkungan yang aman, damai, dan bebas dari perundungan," kata Selvi.

Melalui keberhasilan program SAFE Kids ini, mahasiswa KKNT Inovasi IPB University berharap benih pemahaman tentang pentingnya melindungi diri serta menjaga empati antarteman dapat terus tumbuh dan menjadi budaya di SDN 4 Selat Nasik, Desa Suak Gual.

Kolaborasi harmonis antara perguruan tinggi dan pihak sekolah di desa pesisir Belitung ini diharapkan tidak hanya meninggalkan kesan seru yang sementara, tetapi juga mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan generasi penerus kepulauan yang cerdas, berkarakter mulia, serta hidup dalam lingkungan pendidikan yang ramah, aman, dan inklusif.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

ZA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.