mengasah kreativitas ramah lingkungan mahasiswa kknt inovasi ipb 2026 mengenalkan ecoprint di sdn cihara 1 - News | Good News From Indonesia 2026

Aksi Kreatif Mahasiswa KKNT Inovasi IPB 2026 Ajarkan Ecoprint untuk Siswa SDN Cihara 1, Lebak, Banten

Aksi Kreatif Mahasiswa KKNT Inovasi IPB 2026 Ajarkan Ecoprint untuk Siswa SDN Cihara 1, Lebak, Banten
images info

Kegiatan Ecoprint Bersama Siswa SDN Cihara 1


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) inovasi IPB University tahun 2026 menggelar pelatihan ecoprint sebagai program edukasi ramah lingkungan di SDN Cihara 1, Kec. Cihara, Kab. Lebak, Banten.

Program edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan kepedulian lingkungan serta mengasah kreativitas sejak dini. Kegiatan pembelajaran interaktif ecoprint dilaksanakan bersama murid kelas 5 dan 6 dengan memanfaatkan bahan alami berupa daun dan bunga sebagai media karya seni yang alami dan ramah lingkungan.

Seni ecoprint merupakan teknik mencetak pola serta warna alami dari bagian tumbuhan, seperti daun dan bunga ke atas permukaan kain. Sebelum memasuki sesi praktik, Tim KKNT Inovasi IPB memberikan penjelasan mengenai konsep dasar dan manfaat ecoprint, hingga pengenalan fungsi dari setiap alat dan bahan yang digunakan. Edukasi teoretis ini penting untuk membangun kesadaran awal mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui pemanfaatan bahan alam sekitar secara bijak.

baca juga

Pelaksanaan program diawali dengan persiapan alat dan bahan yang sederhana serta mudah didapatkan. Alat dan bahan yang digunakan meliputi totebag, dedaunan, bunga, palu kayu, alas plastik, dan tawas. Kain totebag harus melalui tahap prapelakuan (mordanting) terlebih dahulu sebelum digunakan sebagai media cetak. Kain direndam dalam larutan tawas selama 15 menit lalu dijemur hingga kering.

Pembuatan ecoprint (Sumber: Dokumentasi pribadi 2026)
info gambar

Pembuatan ecoprint (Sumber: Dokumentasi pribadi 2026)


Sesi dilanjutkan dengan praktik membuat karya totebag ecoprint secara berkelompok yang terdiri atas dua orang siswa setelah penyampaian materi selesai. Setiap pasangan bekerja sama secara aktif untuk memproduksi karya seni mereka sendiri. Langkah pertama dimulai dengan menyusun dedaunan dan bunga sesuai kreativitas masing-masing di atas permukaan totebag. Susunan posisi daun dan bunga menentukan keindahan motif akhir yang akan terbentuk pada kain.

Permukaan totebag dialasi plastik transparan untuk menjaga posisi daun dan bunga agar tidak bergeser. Para siswa kemudian memukul-mukul permukaan tersebut secara merata menggunakan palu kayu hingga warna dan bentuk daun tercetak sempurna pada serat kain.

Tahapan akhir ditutup dengan proses fiksasi warna. Plastik penutup dibuka dan sisa-sisa daun yang menempel dibersihkan, lalu totebag direndam kembali ke dalam larutan tawas selama beberapa menit sebelum dijemur hingga kering sempurna. Larutan tawas berperan sebagai pengunci agar pigmen warna alami yang telah tercetak tidak mudah pudar saat dicuci.

 

Pelaksanaan ecoprint (Sumber: Dokumentasi pribadi 2026)
info gambar

Pelaksanaan ecoprint (Sumber: Dokumentasi pribadi 2026)


Edukasi berbasis praktik ini tidak sekadar memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga berhasil menanamkan nilai keberlanjutan pada generasi muda. Integrasi antara edukasi lingkungan dan seni terapan di tingkat sekolah dasar merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter siswa yang kreatif, mandiri, dan peduli terhadap kelestarian alam.

baca juga

Sinergi antara mahasiswa KKNT Inovasi IPB University dan SDN Cihara 1 diharapkan menjadi langkah awal bagi siswa untuk terus berinovasi memanfaatkan potensi alam secara bijak yang ramah lingkungan.

Pembagian hadiah ecoprint (Sumber: Dokumentasi pribadi 2026)
info gambar

Pembagian hadiah ecoprint (Sumber: Dokumentasi pribadi 2026)


Senyum bangga serta antusiasme para siswa saat melihat totebag ecoprint karya mereka sendiri menjadi bukti nyata keberhasilan program edukasi ini. Langkah kecil yang dimulai di lingkungan sekolah ini diharapkan mampu menumbuhkan benih kepedulian lingkungan yang berdampak panjang. Pengalaman berharga bersama mahasiswa KKNT Inovasi IPB University tahun 2026 ini semoga terus menginspirasi generasi muda di Desa Cihara untuk senantiasa menjaga harmoni dengan alam sekitar.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

DW
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.