Madrasah Aliyah (MA) Al Ikhwan klitih menggelar kegiatan sosialisasi literasi keuangan bagi para siswa pada Jumat (21/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman pengelolaan keuangan yang baik dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.
Acara yang berlangsung di lingkungan madrasah tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa. Sosialisasi ini menghadirkan mahasiswa KKN sebagai narasumber yang memberikan materi seputar dasar-dasar pengelolaan keuangan, mulai dari cara membedakan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menabung, hingga bagaimana bersikap bijak dalam membelanjakan uang saku yang diberikan oleh orang tua.
Kepala MA Al Ikhwan, Asy'ari Ikhwan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik semestinya berlandaskan pada nilai-nilai Islam.
"Pengelolaan keuangan yang kita ajarkan kepada anak-anak ini harus berlandaskan nilai-nilai Islam, sederhana, amanah, tidak boros, serta bijak dalam menggunakan uang yang kita terima dari orang tua," ujarnya.
Lebih lanjut, pak ikhwan berharap melalui kegiatan sosialisasi ini, para siswa dapat memiliki kemampuan untuk memilah dan memilih mana yang menjadi kebutuhan dan mana yang sekadar keinginan. Menurutnya, kemampuan ini menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi berbagai godaan konsumtif di era sekarang.
"Dari acara ini saya berharap anak-anak bisa memilah dan memilih mana kebutuhan mana keinginan, dan bisa menyerap ilmu dari kakak-kakak mahasiswa KKN serta bisa menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat dengan bijak," tuturnya.
Pak ikhwan juga menekankan bahwa esensi dari kegiatan literasi keuangan ini tidak boleh berhenti hanya pada tataran pengetahuan semata. Ia berharap para siswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
"Tidak berhenti pada pengetahuan saja, namun harus ada tindak lanjutnya berupa penerapan dalam kehidupan sehari-hari," tegasnya.
Ia menambahkan, landasan dalam mengelola uang yang diajarkan kepada para siswa hendaknya senantiasa berpijak pada nilai-nilai Islam, sehingga generasi muda tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga memiliki karakter yang amanah dan bertanggung jawab dalam menggunakan harta.
Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa KKN menyampaikan berbagai materi secara interaktif. Beberapa metode yang digunakan antara lain diskusi kelompok, simulasi sederhana mengenai pencatatan keuangan pribadi, serta sesi tanya jawab yang melibatkan siswa secara aktif. Pendekatan interaktif ini dipilih agar materi yang disampaikan lebih mudah dipahami dan diingat oleh para siswa, mengingat topik keuangan sering kali dianggap membosankan jika hanya disampaikan secara satu arah.
Salah satu materi yang menjadi sorotan adalah mengenai konsep menabung dan investasi sederhana sesuai syariat Islam. Para mahasiswa KKN menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip seperti menghindari riba, bersikap jujur dalam bertransaksi, serta mengutamakan kebutuhan pokok sebelum keinginan, dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa, misalnya dalam mengelola uang saku dari orang tua.
Selain itu, para siswa juga diajak untuk memahami pentingnya mencatat pemasukan dan pengeluaran secara sederhana. Kebiasaan mencatat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mereka untuk lebih disiplin dalam mengatur keuangan pribadi sejak usia dini.
Kegiatan sosialisasi ini disambut baik oleh para siswa MA Al Ikhwan. Sejumlah siswa mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai cara mengelola uang saku dengan lebih bijak. Mereka juga menyatakan antusiasme untuk mulai menerapkan kebiasaan mencatat pengeluaran serta memprioritaskan kebutuhan dibandingkan keinginan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan formal dan program pengabdian masyarakat yang dijalankan oleh mahasiswa KKN. Melalui program semacam ini, mahasiswa tidak hanya berbagi ilmu pengetahuan, tetapi juga turut berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda yang lebih baik, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan yang islami.
Pihak madrasah berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, tidak hanya sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan sebagai bagian dari upaya jangka panjang untuk membangun kesadaran finansial di kalangan pelajar.
Dengan bekal literasi keuangan yang kuat dan dilandasi nilai-nilai keislaman, diharapkan para siswa MA Al Ikhwan dapat tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bijak dalam mengelola harta serta memiliki kepedulian terhadap prinsip kesederhanaan dan keberkahan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara sosialisasi literasi keuangan ini menjadi salah satu rangkaian program kerja mahasiswa KKN selama masa pengabdian di lingkungan MA Al Ikhwan, yang juga mencakup berbagai kegiatan lain guna mendukung pengembangan pendidikan dan karakter siswa di wilayah tersebut.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


