masjid agung jami berusia 135 tahun dan memiliki gaya arsitektur khas arab dan jawa - News | Good News From Indonesia 2026

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa
images info

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa / sumber: dok. pribadi


Berdiri megah di seberang Alun-Alun Malang, Masjid Agung Jami’ merupakan salah satu masjid tertua di kota tersebut yang didirikan pada tahun 1980 M. Karena lokasinya yang strategis, tidak heran masjid ini seringkali menjadi tempat singgah pemudik sekaligus destinasi wisata religi. 

Masjid Agung Jami’ Malang yang berusia sekitar 135 tahun ini, berdiri di atas lahan seluas 3.000 meter persegi yang mampu menampung hingga 4.000 jamaah.

Lokasinya ada di Jalan Merdeka, tepatnya di sebelah barat Alun-Alun Malang. Bahkan dari kejauhan, Kawan sudah bisa melihat keindahan tempat ibadah bagi umat Muslim ini dengan segala detail arsitekturnya.

Arsitektur Masjid

Melansir dari laman resminya, Masjid Jami’ Malang memiliki dua gaya arsitektur, yaitu arsitektur Jawa dan Arab. Dengan bentuk bujur sangkar dan struktur baja serta atap tajug tumpang dua, bangunan asli masjid masih dipertahankan sampai saat ini.

Gaya arsitektur Arab bisa Kawan lihat dari bentuk kubah pada menara masjid dan juga konstruksi lengkung pada bidang-bidang bukaan seperti pintu dan jendela. Kalau dalam sekali lihat, bangunannya sedikit menyerupai castle, bukan?

Detail-detail kecil di bagian menara masjid dipadukan dengan kombinasi warna hijau tua, putih, dan hijau sage, membuat Masjid Agung Jami’ tampak mengagumkan. Tulisan arabic dan nama masjid yang berwarna emas menyempurnakan desain eksterior bangunan dengan begitu indah.

baca juga

Bagaimana dengan desain interiornya? Nah, kalau langsung masuk ke area jamaah perempuan seperti saya, hal pertama yang akan Kawan lihat adalah pilar-pilar besar dengan vibes yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan desain exterior masjid ini.

Dengan pintu-pintu yang cukup megah, bahkan plafon yang juga berbahan kayu, dapat dirasakan bahwa gaya arsitektur Jawa yang mendominasi serta menambah kesan hangat pada ruangan tersebut.

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa
info gambar

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa / dok. pribadi: Dewi Anggini


Melansir dari Wikipedia, bangunan masjid ini di topang oleh empat soko guru utama yang terbuat dari kayu jati dan 20 tiang yang bentuknya dibuat mirip dengan empat kolom tersebut. Sedangkan di area utama dimana mihrab berada, memiliki plafon yang lebih tinggi dengan lampu gantung kristal di tengahnya.

Gaya arsitektur Jawa terlihat masih sangat kental dari atap masjid bangunan lama yang berbentuk tajug. Tajug sendiri adalah bentuk atap bangunan tradisional yang menyerupai piramida atau limas bujur sangkar dengan satu puncak di bagian atas.

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa
info gambar

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa / dok. pribadi: Dewi Anggini


Selain itu, ada juga beberapa dekorasi vintage seperti jam tradisional yang cukup antik nan indah, serta lampu-lampu gantung kecil di sekeliling ruangan. Rak buku mini berisikan Al-Quran, didesain menempel pada dinding pembatas ruang, memberi sentuhan yang lebih berkarakter pada interior masjid ini.

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa
info gambar

Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa / dok. pribadi: Dewi Anggini


baca juga

Fasilitas Lengkap dan Menjadi Simbol Toleransi Beragama

Sering menjadi tempat singgah pemudik, Masjid Agung Jami’ Malang memiliki beberapa fasilitas sebagai berikut:

  • Area Parkir

  • Toilet

  • Tempat Wudhu

  • Ruang AC

  • Alat Ibadah

  • Rak Penitipan

  • Air Minum

  • Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa / dok. pribadi: Dewi Anggini
    info gambar

    Masjid Agung Jami’ Malang, Berusia 135 Tahun dan Memiliki Gaya Arsitektur Khas Arab dan Jawa / dok. pribadi: Dewi Anggini


    Selain itu, jamaah yang bersinggah ke masjid ini pasti juga menyadari bahwa Masjid Agung Jami’ merupakan simbol toleransi umat beragama di Kota Malang. Bagaimana tidak, rumah ibadah umat Muslim ini berada sangat dekat dengan Gereja Immanuel.

    Sudah lebih dari seabad bertetangga, dua tempat ibadah tersebut memupuk kerukunan yang baik selama ini. Melansir dari laman Detik, pengawas yayasan Masjid Jami' Malang, Haji Abdul Aziz mengungkapkan pentingnya saling pengertian agar toleransi tetap terjaga.

    Contohnya ketika Idul Fitri dan Idul Adha, pihak gereja akan mengundur waktu pelaksanaan kebaktian karena Masjid Jami’ akan didatangi banyak jamaah untuk melaksanakan sholat Ied. Sebaliknya, di beberapa kegiatan, halaman depan masjid juga sangat terbuka untuk tempat parkir jemaat gereja.

    baca juga

    Jarak Tempuh dan Wisata Terdekat

    Dengan lokasi yang strategis yaitu berada di seberang alun-alun, Masjid Agung Jami’ Malang berjarak sekitar 2,3 km dari Stasiun Malang (Kota Baru) sehingga bisa ditempuh sekitar 5–8 menit dengan kendaraan bermotor.

    Selain itu, dari lokasi masjid ini, Kawan juga bisa dengan mudah mampir ke wisata Kayutangan Heritage atau Kampoeng Heritage Kajoetangan. Jaraknya sekitar 300-500 meter jika berjalan kaki, atau sekitar 1,5 kilometer jika berkendara mengikuti jalur lalu lintas memutar.

    Kayutangan Heritage sendiri merupakan sebuah kawasan yang dipenuhi bangunan bergaya peninggalan kolonial Belanda yang masih dilestarikan dan berfungsi sebagai hunian sekaligus tempat usaha. Jadi Kawan bisa menikmati wisata tersebut tidak jauh dari lokasi ini.

    Nah, itulah Masjid Agung Jami Malang yang memadukan gaya arsitektur khas Arab dan Jawa. Kira-kira kapan Kawan mau mengunjungi masjid ini?

    Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

    Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

    DA
    KG
    Tim Editorarrow

    Terima kasih telah membaca sampai di sini

    🚫 AdBlock Detected!
    Please disable it to support our free content.